FMR Tuntut Kontribusi Lembaga Pendidikan Untuk Masyarakat

FMR Tuntut Kontribusi Lembaga Pendidikan Untuk Masyarakat

0 589
Mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Untuk Rakyat (FMR) menggelar aksi menuntut instansi pendidikan di wilayah Pakupatan untuk lebih mendorong pendidikan masyarakat di depan Kampus Untirta Jumat (2/5).(Ryan/BU)

Bidikutama.com, Untirta – Memperingati Hari Pendidikan Nasional Jumat (2/5). Mahasiswa Untirta yang tergabung dalam Front Mahasiswa Untuk Rakyat (FMR), menggelar aksi menuntut lima instansi pendidikan yang ada disekitar lingkungan Pakupatan Kota Serang antara lain Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten (Untirta), STIE Bina Bangsa, Universitas Terbuka, SMA dan SMK Pasundan dan SMA dan SMK PRISMA untuk lebih mendorong pendidikan masyarakat terutama di lingkungan Pakupatan Kota Serang.

Sebelumnya pada tanggal 25-29 April, FMR telah menyebarkan kuisioner kepada 276 kepala keluarga di empat Rukun Warga yaitu RW 02, RW 03, RW 12 dan RW 13 Kelurahan Penancangan Kota Serang tentang petisi berisi pendapat masyarakat tentang pengaruh keberadaan instansi pendidikan di lingkungan Pakupatan.

 Hasil kuisioner menyatakan bahwa masyarakat belum merasakan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. Sumbangsih yang diberikan oleh instansi pendidikan di sekitar pakupatan hanya sebatas bantuan sifat sementara dan tidak sesuai dengan tujuan esensial dari pendirian instansi pendidikan tersebut.

“Tujuan kita menginformasikan kepada instansi pendidikan temuan-temuan kita dilapangan dengan penyebaran kuisioner dari tanggal 25-29 april ternyata temuan dilapangan tidak ada kontribusi  dari lembaga instansi pendidikan kepada masyarakat secara langsung yang berbicara terkait pendidikan,” kata humas aksi Raden Deden Fajrullah.

Mahasiswa menuntut pendidikan gratis untuk rakyat, membangun desa binaan, membuka lapangan pekerjaan dan memfasilitasi sosialisasi program-program kesejahteraan untuk rakyat. Selain melakukan aksi, mahasiswa juga melakukan audiensi terhadap petinggi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Bangsa agar tuntutan dapat dipenuhi.

“Hasil audiensi dengan Bina Bangsa melalui perwakilannya, Bina Bangsa merespon positif dan dia juga mendukung gerakan-gerakan kita yang membicarakan untuk kepentingan rakyat, tetapi secara lembaga dia belum bisa memutuskan hasilnya untuk melakukan atau menerima pendidikan gratis untuk masyarakat,” ungkapnya.

Dalam agendanya selanjutnya FMR akan mengadakan musyawarah bersama masyarakat dan perwakilan-perwakilan di instasi pendidikan lainnya di sekitar lingkungan Pakupatan untuk diajak berpendapat tentang apa yang diinginkan oleh masyarakat agar instasi pendidikan mengetahui apa keinginan masyarakat secara langsung .(Rizhar, Muammar/BU)

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply