Rapi Berukat, Mempererat Tali Silaturahmi

Rapi Berukat, Mempererat Tali Silaturahmi

0 19

Bidikutama.com – Himpunan Mahasiswa Perikanan (HIMAPI) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mengadakan “RAPI BERUKAT”. Acara ini berlangsung selama 3 hari terhitung sejak tanggal 01 s/d 03 Juni yang berada di Kampung Cerocoh, Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kota Serang, Banten.

Acara yang bertemakan “Dengan kesederhanaan jalin kebersamaan, beraksi untuk masyarakat pesisir yang lebih baik” bertujuan untuk membentuk kepribadian mahasiswa yang memiliki jiwa kepedulian terhadap sesama, mengimplementasikan ilmu pengetahuan terutama dalam bidang perikanan dan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia.

Nita Piyanti, selaku Ketua Pelaksana menuturkan bahwa kegiatan yang dilakukan terdiri dari penanaman mangrove, pengolahan produk perikanan, kegiatan edukasi dibantu oleh Perpustakaan Daerah Provinsi Banten, nonton bareng film anak, adapaun lomba-lomba yang diadakan seperti loma adzan, mengaji, mewarnai, memasukkan belut kedalam botol, bazaar sembako murah, serta buka puasa bersama dengan masyarakat sekitar.

Wanita semester 4 tersebut juga menjelaskan “Kegiatan ini dilatarbelakangi bentuk nyata kepedulian HIMAPI terhadap kehidupan masyarakat pesisir yang masih memprihatinkan agar mereka mampu mengangkat perekonomian dari masing-masing keluarga yang berada di pesisir,” jelasnya.

Ahmad Suanda, selaku Ketua HIMAPI Kabinet Pelagis menambahkan bahwa pada tahun sebelumnya bernama Rapi (Ramadhan Bersama Himapi), namun pada tahun ini berubah nama menjadi Rapi Berukat (Ramadhan Bersama Himapi Beraksi untuk Masyarakat Pesisir yang Lebih Baik) “Rapi Berukat merupakan agenda tahunan (program kerja) yang setiap tahunnya diadakan akan tetapi memiliki lokasi berbeda di setiap tahunnya,” tambahnya.

Ahmad Suanda berharap “Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat pesisir Desa Domas, dan mereka mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat meningkatkan produktivitas masyarakat tersebut,”pungkasnya.

Dengan diadakannya kegiatan ini masyarakat sekitar sangat antusias dan senang. Seperti yang dialami Mabsusi pria yang berusia 43 tahun itu “Alhamdulillah baik ya dengan diadakannya kegiatan ini. Bagus kegiatannya apalagi waktu bazaar pada suka. Semoga, bazaarnya bisa diadakan lagi, dan jumlahnya lebih banyak hingga 400an. Soalnya masyarakat disini banyak,” tutupnya.

Penulis : MPT/BU

Editor : MM/BU

NO COMMENTS

Leave a Reply