Ratusan Masa AMR Desak Pemerintah Batalkan Kenaikan BBM

Ratusan Masa AMR Desak Pemerintah Batalkan Kenaikan BBM

0 867
Ratusan masa dari AMR ketika longmarch menolak kenaikan harga BBM, Kamis (27/11).(Diandini/BU)

Bidikutama.com – Kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang diumumkan oleh Presiden Jokowi pada, Selasa (18/11) lalu kembali memicu sejumlah aksi dari berbagai pihak. Salah satunya aksi yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa untuk Rakyat (AMR) di Perempatan Ciceri Kota Serang, Kamis (27/11).

Unjuk rasa yang dimulai pukul 14.00 WIB, diawali dengan aksi long march dari Kampus Untirta hingga STIE Bina Bangsa lalu dilanjutkan sampai Perempatan Ciceri. Diikuti oleh 159 orang peserta aksi dari 12 organisasi antara lain, LMND Untirta, GMNI Untirta, RIUNG HIJAU, UMC, NDP, CEMPAKA, SAPMA Untirta, KUMANDANG Untirta, KUMALA Untirta, HIMATA Untirta, HMI MPO Untirta dan HMI-Persip

Dalam pantauan tim Bidikutama, jalannya unjuk rasa awalnya berlangsung damai hingga akhirnya menimbulkan bentrok antara masa aksi dengan Polisi. Bentrok terjadi karena masa aksi sempat berusaha memblokade jalan di depan POM Bensin Prisma hingga membuat kemacetan jalan sepanjang satu kilometer.

Songga Aurora, salah satu peserta aksi mengatakan pihaknya selain menolak kenaikan BBM bersubsidi, terdapat beberapa tuntutan lain seperti mendesak pemerintah seperti membangun ekonomi rakyat dan menasionalisasi aset-aset migas di Indonesia.

“Kita punya sub-sub isu tuntutan yang jadi bahan kajian kita selama konsolidasi. Salah satunya adalah nasionalisasi aset tambang migas asing di Indonesia, membangun industri nasional, menghapus UU No. 22 tahun 2001, tangkap mafia migas dan importir migas, bangun transportasi massal untuk kepentingan masyarakat, bangun ekonomi rakyat mikro menengah ke bawah, lalu kita coba tuntut untuk bangun alternatif selain bahan bakar minyak, dan yang terakhir hapus Anggaran Belanja Negara untuk biaya belanja jalan-jalan dan fasilitas Pejabat Pemerintah,” ucapnya.

Selaku Koordinator Lapangan, pria ini mengungkapkan bahwa aksi ini bukanlah aksi terakhir mereka sampai penolakan kenaikan harga BBM tersebut terpenuhi oleh Jokowi dan JK sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih.(Diandini,Gita/BU)

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply