• Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Rabu, 18 Februari 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
SUBSCRIBE
BidikUtama.com
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
BidikUtama.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
  • Inspirasi
  • Jalan-Jalan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
Beranda Akademik Opini

BEM KBM Mungkin Kerja Senyap dalam Tuntut Keringanan UKT

5 Feb. 2021
pada Opini
0
BEM KBM Mungkin Kerja Senyap dalam Tuntut Keringanan UKT

Presma Untirta, Ibnu Mas'ud (kiri), dan Wapresma Untirta, Belma Dwi Anggini (kanan). (Foto: untirta.ac.id)

422
DILIHAT
Bagikan

Bidikutama.com – Belakangan ini publik Banten, khususnya Kota Serang, digegerkan dengan aksi menuntut penggratisan uang kuliah tunggal (UKT) yang dilakukan sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten. Mereka menganggap pembayaran UKT tak sebanding dengan fasilitas yang diperoleh.

Selain UIN SMH Banten, ada juga kampus yang tak kalah terkenalnya di Banten. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), namanya. Kebanyakan orang menyebutnya Kampus Sultan.

Entah karena memang ada tulisan ‘sultan’ pada nama universitasnya, entah karena memang mahasiswanya yang diam-diam saja karena mampu membayar UKT secara penuh, sementara fasilitasnya tidak didapatkan. Saya kurang tahu itu.

Mungkin saja diamnya itu karena membayar UKT secara penuh bukanlah masalah, atau karena cuek. Atau bahkan, saking percayanya dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) yang senantiasa mengadvokasikan kepentingan mahasiswanya.

Namun begitu, sejauh ini saya belum pernah melihat pergerakan BEM KBM yang berjuang atau aksi-aksi menuntut penggratisan atau potongan UKT layaknya mahasiswa kampus tetangga.

Oke, kita berpikir positif saja. Saya meyakini bahwa BEM KBM telah menjalankan tugas sebagaimana mestinya. Kita jangan melulu men-judge dengan kalimat, “BEM KBM keberadaannya tidak dirasakan” dan “BEM KBM Gak Guna”. Jangan begitulah.

Kita harus menghargai perjuangan mereka. Mungkin mereka selalu berdoa di sepertiga malam, mendoakan agar orang tua mahasiswa mampu membayar UKT. Subhanallah. Kalau memang benar, mulia sekali para pemimpin kita.

Baik, berikut ini adalah hasil analisis saya mengapa BEM KBM tidak menjadi motor penggerak (atau berjuang paling depan, tapi senyap-senyap) dalam menuntut penggratisan atau potongan UKT.

The Power of Orang Dalam

Tempo hari beredar flyer ucapan selamat Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) dari BEM KBM yang disandingkan dengan flyer ucapan serupa dari rektor, yang dimuat di akun Instagram (IG) resmi Untirta, yang sekarang akunnya sudah bercentang biru.

Banyak juga narasi berseliweran kalau BEM KBM ‘kawin’ dengan pihak rektorat. Saya enggak paham. Masa lembaga bisa kawin? Aneh-aneh saja.

Eits, ternyata bukan itu maksudnya. Ada yang memberitahu saya kalau itu adalah bagian daripada sinergisnya BEM KBM dengan pihak rektorat.

Saya rasa tindakan yang dilakukan BEM KBM wajib diapresiasi. Siapa tahu karena sudah akrab, tiba-tiba muncul kebijakan penggratisan atau pemotongan UKT. Kan kita enggak tahu. Bisa jadi itu adalah hikmah dari sinergisnya BEM KBM dengan pihak rektorat. Jadi, enggak perlu aksi desak-desaskan. Kan capek juga.

BEM KBM Meyakini Doanya Dikabulkan oleh Tuhan YME

Tingkat inisiatif dan bertanggung jawab dari BEM KBM terhadap amanahnya sangat tinggi. “Daripada nanti banyak yang dorong agar minta digratiskan atau maksa gua untuk aksi, mending gua doakan orang tua mereka agar mampu membayar UKT”.

Barangkali seperti itulah tingkat kepedulian BEM KBM. Sampai-sampai rela bangun dan rajin mendoakan di sepertiga malamnya. Terima kasih, BEM KBM.

BEM KBM Tak Suka Pujian

BEM KBM enggak seperti kita yang setiap kali berbuat kebaikan selalu dipertontonkan, karena mereka paham bahwasannya pujian itu hanya untuk Tuhan YME.

Mungkin saja BEM KBM sudah berusaha bernegosiasi dan melobi-lobi, hanya saja doi tidak memberitahukannya kepada publik.

Saking tak butuhnya pujian, kolom komentar akun IG-nya, @bemkbmuntirta, pun dibatasi. Padahal, itu adalah wadah bagi rakyat Untirtagakure dalam memberikan apresiasi.

Hal ini jelas membuktikan bahwasannya hari ini BEM KBM tidak mau dan tidak suka dipuji-puji. Padahal, kami sebagai warganya mau berterima kasih, lho.

Maka dari itu, kita enggak boleh overthinking, gaes. Kita percaya saja sama BEM KBM. Yakin saja sama BEM KBM kalau mereka benar-benar menjalankan tugasnya sebagai pemimpin kita.

Perihal asumsi saya terhadap BEM KBM ini benar atau salah, itu urusan lain. Pokoknya, ada atau tidaknya gerakan, saya berharap agar di semester depan (kalau masih pandemi) atau hari ini ada kejutan penggratisan atau pemotongan UKT.

Penulis : Yovi/BU
Editor : Thoby/BU

Tag: #uktBEM KBM Untirtakeringanan uktmahasiswaopiniopini mahasiswauang kuliah tunggal
KirimBagikanTweetBagikan
Pos Sebelumnya

Hima IP Kembali Adakan Proletar, Bahas Polemik Vaksinasi RI

Pos Selanjutnya

Akademisi: Jangan Sampai Ada Gelombang Penolakan Vaksinasi

BERITA TERKAIT

Implikasi Paradoks Kebijakan Negara Pada Prioritas Sektor Pendidikan

12 Feb. 2026
102
Nyatanya Pendidikan Tak Pernah Gratis, Bukan?

Nyatanya Pendidikan Tak Pernah Gratis, Bukan?

6 Feb. 2026
26
Pos Selanjutnya
Akademisi: Jangan Sampai Ada Gelombang Penolakan Vaksinasi

Akademisi: Jangan Sampai Ada Gelombang Penolakan Vaksinasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

3 Nama Calon Rektor Untirta Ditetapkan

3 Nama Calon Rektor Untirta Ditetapkan

12 Apr. 2019
164
Kelompok 36 KKM Untirta Gelar Penanaman Terumbu Karang

Kelompok 36 KKM Untirta Gelar Penanaman Terumbu Karang

9 Agu. 2024
38

Berita Populer

Tragedi Kawin

Tragedi Kawin

20 Mei. 2022
4.1k
Seminar HMJ Akuntansi 2026, Dorong Akuntan Adaptif Digital

Seminar HMJ Akuntansi 2026, Dorong Akuntan Adaptif Digital

16 Feb. 2026
114

Implikasi Paradoks Kebijakan Negara Pada Prioritas Sektor Pendidikan

12 Feb. 2026
102
Seleksi Masjid SNAB Dinilai Tidak Jelas, Peserta Soroti Transparansi

Seleksi Masjid SNAB Dinilai Tidak Jelas, Peserta Soroti Transparansi

17 Feb. 2026
86
Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

11 Apr. 2022
437
Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

5 Mei. 2024
4.5k

Komentar Terkini

  • Informatika pada Tim PVTE FKIP Untirta Raih Top 5 Inovator Nasional
  • - pada Dorong Pertanian Modern, PLPH 6 Untirta Gelar Seminar Hidroponik
  • Wyndjo pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumsar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum

BidikUtama.com

Redaksi Bidik Utama menerima karya berupa cerpen, opini, dan resensi. Karya disertai identitas pengirim berupa nama dan asal instansi/Universitas. Karya yang telah masuk menjadi milik redaksi. Dikirim melalui email ke redaksi@bidikutama.com

Kategori

  • Akademik
  • Berita Mahasiswa
  • bidikutama
  • Cerita Pendek
  • Feature
  • FKIP
  • Hardnews
  • Inspirasi
  • IOC
  • Jalan-Jalan
  • Karya Mahasiswa
  • Opini
  • Portugis
  • Prestasi Mahasiswa
  • Puisi
  • Resensi
  • softnews
  • Sosok
  • Suara Kita
  • Sudah Tahukah?
  • Tentang Bidik Utama
  • Usaha Mahasiswa
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio