• Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Rabu, 14 Januari 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
SUBSCRIBE
BidikUtama.com
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
BidikUtama.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
  • Inspirasi
  • Jalan-Jalan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
Beranda Akademik Opini

Eksistensi Feodal & Indonesia Emas 2045

28 Okt. 2023
pada Opini
0
Eksistensi Feodal & Indonesia Emas 2045

Sumber : Bangsaonline.com

53
DILIHAT
Bagikan

Bidikutama.com – Seorang mahasiswa dalam dunia perkuliahan terus mendapat doktrin bahwa sistem pembelajaran atau proses belajar mengajar bertumpu pada diri mereka. Seorang mahasiswa dituntut untuk berpikir serta berargumen dengan tajam pada saat menempatkan dirinya sebagai seorang mahasiswa. Bukan tanpa alasan, argumen yang tajam serta berbobot tentunya diharapkan mampu menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten demi Indonesia emas 2045. (28/10)

Doktrinasi tersebut dapat berjalan, tentu tidak semata-mata dengan menempatkan mahasiswa sebagai tumpuan, tetapi juga didukung oleh para akademisi yang mengerti bagaimana doktrin tersebut dapat diterapkan. Bukan memberi suatu mosi dan membiarkan mahasiswa untuk berinterpretasi bebas lalu kemudian menilai salah atau benarnya tanpa memberikan batasan ilmiah dari pemahaman pengajar yang sudah teruji.

Indonesia untuk berada pada masa emas 2045 sekiranya merupakan top of mind dari wish list penyebutannya dalam bahasa gen Z. Bukan tanpa persiapan, cita-cita mulia tersebut tentunya perlu persiapan yang matang supaya tidak hanya menjadi sebuah wacana. Dari sana, penulis terfokus pada SDM yang berkualitas untuk Indonesia emas dan tentunya relate dengan Sobat Bidik.

SDM yang berkualitas akan terhambat oleh eksistensi feodal yang membatasi seseorang untuk berargumen secara tajam ditambah dengan aksioma konyol bahwa argumen memerlukan sopan santun. Dunia pendidikan khususnya perkuliahan, budaya feodal seperti sebuah keniscayaan. Bagaimana kriteria pemahaman serta sifat seorang tenaga pengajar yang tidak dapat diganggu mahasiswa atau berdampak pada predikatnya.

Tenaga pengajar bagaikan tuhan yang harus diagungkan keberadaannya dan mempertumpul pola pemikiran mahasiswa, atau asumsi alternatif penulis yaitu tenaga pengajar memiliki obsesi pada suatu hal dan meletakkan tumpuan obsesi tersebut pada mahasiswa, lantas membanggakan pencapaian individualis yang sarat dengan ego tersebut pada dirinya? Siapa yang tahu.

Pemikiran merupakan suatu topik seksi yang selalu menarik untuk dipersoalkan. Mengutip dari buku history of western philosphy, phytagoras seorang filsuf yunani kuno yang amat terkenal dengan temuan rumusnya yang masih relevan pada saat ini, sampai beranggapan bahwa ‘pemikiran dianggap lebih bermakna daripada penglihatan, intuisi lebih tinggi harkatnya dari indera’ saking superiornya pemikiran dengan konteks matematika hingga muncul doktrin plato yang beranggapan bahwa ‘tuhan adalah seorang ahli geometri’.

Berdasarkan hal tersebut penulis dengan penuh simpati yang penuh gairah menyeru Sobat Bidik untuk peka terhadap persoalan yang mempertumpul kita sebagai seorang mahasiswa dalam berfikir dan mengisi setiap e-angket yang dibagikan setelah ujian semester berlangsung untuk kemudian mengevaluasi kinerja tenaga pengajar demi mempersiapkan sumber daya yang berdialektika dengan kemampuan berpikir kritis dan argumen yang tajam untuk indonesia emas 2045.

Penulis : Mahasiswa FISIP Untirta
Editor : Uswa/BU

Tag: budayaFeodalismeindonesia emas
KirimBagikanTweetBagikan
Pos Sebelumnya

Untirta Gelar Acara Bedah Buku Biografi Menkumham RI

Pos Selanjutnya

Enggak Melulu Negatif, Ini Manfaat Konflik Dalam Sebuah Hubungan

BERITA TERKAIT

Denda Rp109 Triliun Belum Cukup Tanpa Reformasi Hukum Kuat

Denda Rp109 Triliun Belum Cukup Tanpa Reformasi Hukum Kuat

31 Des. 2025
37
Diagnosis Sistem Pendidikan Indonesia: Ketika Kepintaran Diutamakan, Karakter Dikesampingkan

Diagnosis Sistem Pendidikan Indonesia: Ketika Kepintaran Diutamakan, Karakter Dikesampingkan

18 Des. 2025
32
Pos Selanjutnya
Enggak Melulu Negatif, Ini Manfaat Konflik Dalam Sebuah Hubungan

Enggak Melulu Negatif, Ini Manfaat Konflik Dalam Sebuah Hubungan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

“Satu Suara untuk Lawan COVID-19”

“Satu Suara untuk Lawan COVID-19”

17 Apr. 2020
858
Peringati HDI dengan Workshop Bahasa Isyarat

Peringati HDI dengan Workshop Bahasa Isyarat

29 Nov. 2018
165

Berita Populer

Tragedi Kawin

Tragedi Kawin

20 Mei. 2022
3.3k
Kisah Hidup Buya Hamka Menurut Cerita Sang Anak Bungsu

Kisah Hidup Buya Hamka Menurut Cerita Sang Anak Bungsu

23 Nov. 2023
2.2k
Mulai Tahun 2026 Untirta Resmi Hapus Penangguhan UKT

Mulai Tahun 2026 Untirta Resmi Hapus Penangguhan UKT

27 Agu. 2025
289
Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

11 Apr. 2022
303
Kenali Unsur-Unsur Kebudayaan yang Dimiliki Masyarakat Baduy

Kenali Unsur-Unsur Kebudayaan yang Dimiliki Masyarakat Baduy

4 Mar. 2024
2k
Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

5 Mei. 2024
4.3k

Komentar Terkini

  • Informatika pada Tim PVTE FKIP Untirta Raih Top 5 Inovator Nasional
  • - pada Dorong Pertanian Modern, PLPH 6 Untirta Gelar Seminar Hidroponik
  • Wyndjo pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumsar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum

BidikUtama.com

Redaksi Bidik Utama menerima karya berupa cerpen, opini, dan resensi. Karya disertai identitas pengirim berupa nama dan asal instansi/Universitas. Karya yang telah masuk menjadi milik redaksi. Dikirim melalui email ke redaksi@bidikutama.com

Kategori

  • Akademik
  • Berita Mahasiswa
  • bidikutama
  • Cerita Pendek
  • Feature
  • FKIP
  • Hardnews
  • Inspirasi
  • IOC
  • Jalan-Jalan
  • Karya Mahasiswa
  • Opini
  • Portugis
  • Prestasi Mahasiswa
  • Puisi
  • Resensi
  • softnews
  • Sosok
  • Suara Kita
  • Sudah Tahukah?
  • Tentang Bidik Utama
  • Usaha Mahasiswa
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio