• Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Sabtu, 16 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
SUBSCRIBE
BidikUtama.com
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
BidikUtama.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
  • Inspirasi
  • Jalan-Jalan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
Beranda Akademik Opini

Ketika Nasionalisme Dipertanyakan dalam Polemik LPDP

13 Apr. 2026
pada Opini
0
Ketika Nasionalisme Dipertanyakan dalam Polemik LPDP
34
DILIHAT
Bagikan

Bidikutama.com — Program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) telah menjadi salah satu investasi strategis negara untuk meningkatkan kualitasnya sumber daya manusia Indonesia. Meskipun demikian, baru-baru ini tentang seorang alumni LPDP membuka pintu untuk pembicaraan yang lebih luas tentang bagaimana nasionalisme generasi terdidik Indonesia saat ini digambarkan.

“Cukup saya saja yang WNI, anak jangan”

Ujaran tersebut merebak menjadi perhatian bagi publik karena pernyataan alumni LPDP berinisial DS yang tersebar luas di media sosial yakni anaknya menerima status kewarganegaraan asing. Pernyataan tersebut mendapatkan banyak kritik karena dianggap tidak mencerminkan semangat nasionalisme, terutama karena dia menerima sebagai beasiswa dari dana negara.

Dari sudut pandang moral pun diperdebatkan dengan pemahaman bahwa Program LPDP merupakan program didanai oleh pemerintah, bertujuan untuk menghasilkan generasi unggul yang akan membantu Indonesia kedepan.

Kritik terhadap kredibilitas dan tanggung jawab penerima beasiswa kemudian telah muncul dari perdebatan ini. Sejumlah anggota parlemen menganggap peristiwa tersebut sebagai “pengingat” evaluasi penilaian nasionalisme calon penerima. Hal ini menunjukkan bahwa nasionalisme sekarang menjadi komponen penting dalam kebijakan pendidikan yang tidak dapat dipisahkan.

Secara lebih mendalam, masalah ini lebih dari sekadar perbedaan antara nasionalis dan non-nasionalis. Mobilitas antara negara adalah hal yang wajar di zaman modern, terutama di era globalisasi. Banyak alumni LPDP yang bekerja di luar negeri untuk membangun pengalaman dan jejaring global, yang dapat bermanfaat bagi Indonesia di kemudian hari. Artinya, nasionalisme tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk fisik “pulang ke Indonesia,” juga dapat melalui kontribusi global yang berdampak pada bangsa.

Meski demikian, kasus ini tetap terdapat kontrak moral pada penerima beasiswa negara. Publik menilai bahwa menerima fasilitas negara berarti ada tanggung jawab untuk memberi timbal balik. Bahkan, dalam aturan LPDP, penerima diwajibkan untuk kembali dan mengabdi dalam jangka waktu tertentu setelah menyelesaikan studi. Ketika ini dilanggar, persoalannya tidak hanya administratif, tapi juga menyentuh kepercayaan publik.

Selain itu, perdebatan ini menunjukkan betapa Meskipun media sosial mempercepat penyebaran opini, mereka juga sering menyederhanakan masalah yang rumit menjadi hanya pro dan kontra. Sementara masyarakat perlu memahami kompleksitas dunia global, pemerintah harus memperkuat sistem pengawasan dan seleksi. Nasionalisme tidak boleh dipaksakan, tapi harus mempertahankan makna utamanya, yaitu tanggung jawab terhadap bangsa kita.

 

Penulis: Siti Fadhilah/Mahasiswi Ilmu Komunikasi Untirta

Editor: Intan/BU

Tag: #LPDP#NasionalismeLPDP#PolemikLPDP
KirimBagikanTweetBagikan
Pos Sebelumnya

Menimbang Efektivitas Pembelanjaan Motor dalam Operasional SPPG

Pos Selanjutnya

Mahasiswa VS Doomscrolling, Antara Kebiasaan Santai Hingga Dampaknya

BERITA TERKAIT

Ketika Prodi Diukur dari Pasar, Pendidikan Menjadi Komoditas

Ketika Prodi Diukur dari Pasar, Pendidikan Menjadi Komoditas

7 Mei. 2026
15
Efisiensi vs Kedangkalan Nalar, Dilema AI di Kalangan Mahasiswa

Efisiensi vs Kedangkalan Nalar, Dilema AI di Kalangan Mahasiswa

22 Apr. 2026
26
Pos Selanjutnya
Mahasiswa VS Doomscrolling, Antara Kebiasaan Santai Hingga Dampaknya

Mahasiswa VS Doomscrolling, Antara Kebiasaan Santai Hingga Dampaknya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Untirta Ingatkan Modus Penipuan dalam Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru

Untirta Ingatkan Modus Penipuan dalam Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru

13 Feb. 2024
22
Satgas PPKS Angkat Bicara Soal Mahasiswa Laki-laki Masuk Toilet Perempuan

Satgas PPKS Angkat Bicara Soal Mahasiswa Laki-laki Masuk Toilet Perempuan

24 Okt. 2024
752

Berita Populer

Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

11 Apr. 2022
904
Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

5 Mei. 2024
5k
Kritik Jalur Resmi Takut Ditandai, Mahasiswa Untirta Pilih Menfess 

Kritik Jalur Resmi Takut Ditandai, Mahasiswa Untirta Pilih Menfess 

13 Mei. 2026
32
Alasan Orang Saling Sayang, Tapi Enggak Pacaran

Alasan Orang Saling Sayang, Tapi Enggak Pacaran

8 Mei. 2021
3.3k
Tragedi Kawin

Tragedi Kawin

20 Mei. 2022
4.9k
Identitas Anonim: Menfess Jadi Ruang Curhat Favorit Mahasiswa Untirta

Identitas Anonim: Menfess Jadi Ruang Curhat Favorit Mahasiswa Untirta

16 Mei. 2026
25

Komentar Terkini

  • Informatika pada Tim PVTE FKIP Untirta Raih Top 5 Inovator Nasional
  • - pada Dorong Pertanian Modern, PLPH 6 Untirta Gelar Seminar Hidroponik
  • Wyndjo pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumsar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum

BidikUtama.com

Redaksi Bidik Utama menerima karya berupa cerpen, opini, dan resensi. Karya disertai identitas pengirim berupa nama dan asal instansi/Universitas. Karya yang telah masuk menjadi milik redaksi. Dikirim melalui email ke redaksi@bidikutama.com

Kategori

  • Akademik
  • Berita Mahasiswa
  • bidikutama
  • Cerita Pendek
  • Feature
  • FKIP
  • Hardnews
  • Inspirasi
  • IOC
  • Jalan-Jalan
  • Karya Mahasiswa
  • Kepolisian
  • Opini
  • Portugis
  • Prestasi Mahasiswa
  • Puisi
  • Pusat Studi Kepolisian
  • Resensi
  • softnews
  • Sosok
  • Suara Kita
  • Sudah Tahukah?
  • Tentang Bidik Utama
  • Usaha Mahasiswa
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio