Bidikutama.com – Mahasiswa memiliki peran sebagai agen perubahan dan penjaga nilai-nilai demokrasi. Dengan ilmu pengetahuan yang kita miliki, sudah seharusnya kita sebagai mahasiswa menjadi garda terdepan dalam membela masyarakat yang tertindas. Selasa (19/8)
Bukan waktunya kita hanya diam menyaksikan ketidakadilan semakin merajalela. Kita perlu bertindak, menyuarakan kebenaran, dan menegakkan keadilan dengan berbagai cara yang bermartabat.
Kasus represifitas aparat terhadap pejuang lingkungan di Banten dan kehadiran aparat di lingkungan kampus adalah sinyal bahaya bagi kebebasan berekspresi. Lingkungan kampus seharusnya terbebas dari intervensi dan pihak yang berkuasa.
Sejarah telah menunjukkan, dari era 1966, 1998 hingga hari ini, mahasiswa selalu berada di garis depan memperjuangkan hak rakyat dan menolak setiap bentuk penindasan. Kampus bukan sekadar ruang belajar teori, tetapi juga ruang hidup gagasan, kritik, dan perjuangan.
Ketika independensi kampus mulai terkikis, sudah seharusnya mahasiswa berani untuk bersuara, menyuarakan kebenaran, memperjuangkan hak-hak masyarakat yang ditindas. Kampus yang menjadi ruang ilmiah bagi para mahasiswa, tidak seharusnya dihadiri oleh para aparat represif yang menjadikan cacatnya demokratis.
Kehadiran aparat represif di dalam kampus hanya akan mencederai kebebasan akademik. Jika kebebasan akademik hancur, maka demokrasi kehilangan salah satu fondasi terkuatnya.
Maka, mahasiswa tidak boleh lengah, kita harus bersatu, memperkuat solidaritas, dan mengorganisir diri. Jangan biarkan kampus menjadi ruang steril tanpa kritik dan jangan biarkan suara mahasiswa dibungkam oleh intimidasi.
Demokrasi di kampus adalah miniatur demokrasi bangsa, jika kampus tunduk pada kekuasaan represif, maka gelap lah masa depan demokrasi negeri ini. Oleh karena itu, kita mahasiswa harus berdiri tegak sebagai benteng terakhir demokrasi kampus.
Dengan keberanian, solidaritas, dan konsistensi perjuangan, kita bisa memastikan bahwa kampus tetap menjadi ruang merdeka bagi ilmu pengetahuan, kritik, dan keberpihakan pada rakyat.
Penulis: Rida Sheyami/Mahasiswi Ilmu Komunikasi Untirta
Editor: Rizqy/BU









