• Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Rabu, 18 Februari 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
SUBSCRIBE
BidikUtama.com
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
BidikUtama.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
  • Inspirasi
  • Jalan-Jalan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
Beranda Akademik Opini

Pacaran dalam Jaringan: Aneh Tapi Nyata

2 Agu. 2022
pada Opini
1
Pacaran dalam Jaringan: Aneh Tapi Nyata

Ilustrasi pacaran virtual. (Sumber : Istock)

140
DILIHAT
Bagikan

Bidikutama.com — Jujur penulis suka heran ketika menyaksikan fenomena pacaran online, yang bahkan belum pernah bertemu sama sekali. Namun, bisa-bisanya menjalin hubungan ke tahap lebih dari teman?

Penulis paham bahwa ini semua terjadi karena pergeseran zaman, di era sekarang, apa sih yang enggak bisa dilakukan? Menjadi viral dengan melakukan hal “bodoh” aja bisa, asal tidak memiliki urat malu, apalagi ini bukan?

Namun, kembali lagi ke topik, mengapa hal ini bisa terjadi? Mengapa perasaan bisa tumbuh hanya dengan ketikan barisan pesan virtual, yang bahkan tidak mampu menerangkan secara utuh sisi emosi seseorang? Kemudian ada seseorang dari luar sana berteriak

“Loh kan ada emote bang? Bukankah emote adalah visualisasi emosi dalam ruang pesan virtual?”

Penulis hanya mampu mengernyitkan dahi, dan teringat ungkapan lama bahwa “Dibalik tertawanya seseorang, ada permasalahan yang sedang disembunyikan” apalagi emote yang hanya sekedar visualisasi (bukan projeksi).

Tentu saja barisan kalimat di atas akan memunculkan sebuah pembelaan, “Kita ini bukan cuma chat-an kok, tapi juga video call, sleep call, dan call-call yang lain,”

Tapi ketika mereka ditanya, apakah pernah bertemu secara langsung? Menatap wajahnya secara langsung? Merasakan deg-degan karena takut tidak sesuai ekpektasi doi? Jawaban mirisnya, belum pernah dan mungkin ke depannya akan. What! Baru akan ketemu aja bisa memiliki hubungan yang orang sebut sebagai pacar.

Ke depannya fenomena ini akan masif kita temui di kalangan generasi Z, mungkin juga anak-anak zaman sekarang tidak memiliki mental seperti orang terdahulu, yang siap mendapatkan penolakan bahkan ketika tahap awal berkenalan. Meskipun penulis bukan termasuk orang-orang terdahulu itu. Namun, penulis setuju akan statement itu.

Sebagai orang yang ber-media sosial seringkali penulis baca urut-urutan soal hubungan daring entah itu di twitter ataupun di quora. Rata-rata dari mereka menganggap hubungan ini lazim dilakukan. Penulis juga paham, bahwa tidak ada aturan baku yang mengatur soal perasaan.

Penulis juga mengamini (meng-iya-kan -red) bahwa perasaan adalah bentuk abstrak yang di beberapa kasus tidak masuk akal dan tidak mampu didefinisikan tetapi, anda juga mesti hati-hati, bahwa berapa banyak kasus penipuan, pelecehan seksual, dan penyebaran konten sensitif yang berawal dari pesan virtual, dan sukar dipercaya tidak sedikit korbannya yang bahkan belum pernah menemui tersangkanya, atau baru pertama bertemu dan ‘langsung kejadian’.

Kadang-kadang penulis menyepakati ungkapan lawas “lebih baik mencegah daripada mengobati” atau “sedia payung sebelum hujan”, dengan maraknya kasus-kasus tersebut kita sebagai pengguna media sosial, perlu mengerti batas-batas yang boleh dan tidaknya.

Penulis sangat mendukung pertemanan yang terjalin melalui media sosial, karena fungsi esensial media sosial adalah sarana dalam berjejaring. Mendekatkan yang jauh, dan merekatkan yang sudah dekat. Namun, jika untuk menjalin hubungan tanpa ada ihwal pertemuan, rasa-rasanya anda perlu pikirkan dua kali, bahkan seratus kali.

Penulis menyadari bahwa tujuan orang berpacaran itu sangat beragam. Ada yang benar benar ingin diberi perhatian, ada yang benar-benar ingin kasih sayang dari orang lain, ada yang menjadikan pacaran sebagai jembatan sebelum memutuskan untuk menikah.

Tapi ada juga loh, yang tak ingin kalah gengsi, ada yang hanya ingin mendapatkan tumpangan ojek gratis, ada yang hanya membutuhkan sesuatu, bahkan ada yang ingin tapi tak ingin. Tentunya semua pilihan berada di tangan anda juga pasangan anda, atau jika ada hal yang kurang anda bisa tambahkan sendiri.

Jadi, mulailah untuk membenahkan diri, tulisan ini tentu saja bukan untuk memojokan mereka yang ‘merasa’. Penulis hanya menyajikan keresahan atas suatu fenomena dan ujung artikel ini akan kembali membawa kita ke dalam pertanyaan “mengapa?” Tidak ada paksaan untuk anda mendukung tulisan ini, dan tidak ada larangan jika anda mengungkapkan opini yang bernada oposisi.

Penulis : Naufal Al Rafsanjani/Mahasiswa Untirta
Editor : Owen/BU

Tag: beritaberita kampusBerita Mahasiswaberita serangberita untirtabidik utamamahasiswaopiniPacar onlinepacaranPacaran daringuntirta
KirimBagikanTweetBagikan
Pos Sebelumnya

Himapi Gelar Webinar Ajak Generasi Muda Bangun Bisnis pada Era Digitalisasi

Pos Selanjutnya

Tingkatkan Intelektual Mahasiswa, Himagron Selenggarakan Webinar Hectra

BERITA TERKAIT

Implikasi Paradoks Kebijakan Negara Pada Prioritas Sektor Pendidikan

12 Feb. 2026
102
Nyatanya Pendidikan Tak Pernah Gratis, Bukan?

Nyatanya Pendidikan Tak Pernah Gratis, Bukan?

6 Feb. 2026
26
Pos Selanjutnya
Tingkatkan Intelektual Mahasiswa, Himagron Selenggarakan Webinar Hectra

Tingkatkan Intelektual Mahasiswa, Himagron Selenggarakan Webinar Hectra

Komentar 1

  1. Reflection says:
    3 tahun yang lalu

    Udahlah hidup sehat aja tanpa pacaran. Terutama dikampus untirta nih.. wahay para mahasiswa dan mahasiswi untirta rusaknya reputasi dan kualitas kalian karena pacaran tersebut. Hindarilah pacaran

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Rektorat : Wisuda Tahun Ini akan Dilaksanakan Per Dua Bulan

Simak! Penjelasan Rektorat Soal Sistem Perkuliahan Semester Ganjil

21 Agu. 2021
1.2k
Cek Sekarang! Kelompok Peserta KKM Tematik Online Diumumkan

Cek Sekarang! Kelompok Peserta KKM Tematik Online Diumumkan

5 Jul. 2021
157

Berita Populer

Tragedi Kawin

Tragedi Kawin

20 Mei. 2022
4.1k
Seminar HMJ Akuntansi 2026, Dorong Akuntan Adaptif Digital

Seminar HMJ Akuntansi 2026, Dorong Akuntan Adaptif Digital

16 Feb. 2026
114

Implikasi Paradoks Kebijakan Negara Pada Prioritas Sektor Pendidikan

12 Feb. 2026
102
Seleksi Masjid SNAB Dinilai Tidak Jelas, Peserta Soroti Transparansi

Seleksi Masjid SNAB Dinilai Tidak Jelas, Peserta Soroti Transparansi

17 Feb. 2026
89
Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

11 Apr. 2022
437
Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

5 Mei. 2024
4.5k

Komentar Terkini

  • Informatika pada Tim PVTE FKIP Untirta Raih Top 5 Inovator Nasional
  • - pada Dorong Pertanian Modern, PLPH 6 Untirta Gelar Seminar Hidroponik
  • Wyndjo pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumsar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum

BidikUtama.com

Redaksi Bidik Utama menerima karya berupa cerpen, opini, dan resensi. Karya disertai identitas pengirim berupa nama dan asal instansi/Universitas. Karya yang telah masuk menjadi milik redaksi. Dikirim melalui email ke redaksi@bidikutama.com

Kategori

  • Akademik
  • Berita Mahasiswa
  • bidikutama
  • Cerita Pendek
  • Feature
  • FKIP
  • Hardnews
  • Inspirasi
  • IOC
  • Jalan-Jalan
  • Karya Mahasiswa
  • Opini
  • Portugis
  • Prestasi Mahasiswa
  • Puisi
  • Resensi
  • softnews
  • Sosok
  • Suara Kita
  • Sudah Tahukah?
  • Tentang Bidik Utama
  • Usaha Mahasiswa
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio