• Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Rabu, 18 Februari 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
SUBSCRIBE
BidikUtama.com
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
BidikUtama.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
  • Inspirasi
  • Jalan-Jalan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
Beranda Berita Mahasiswa

7 Tanda Kemunduran Mental saat Pandemi yang Harus Diwaspadai

23 Nov. 2020
pada Berita Mahasiswa
0
7 Tanda Kemunduran Mental saat Pandemi yang Harus Diwaspadai

Ilustrasi seseorang yang mengalami kemunduran mental. (Foto: okezone.com)

199
DILIHAT
Bagikan

Bidikutama.com – Tak dapat dipungkiri lagi bahwasannya pandemi Covid-19 sudah sangat lama menyerang negara kita. Tanpa disadari, berbagai anjuran pemerintah yang begitu menekan terhadap semua kalangan masyarakat, baik anak-anak, remaja, orang dewasa, maupun lansia, justru berdampak pada kemunduran mental.

Dikutip dari Kompasiana, berikut adalah tujuh tanda seseorang mengalami kemunduran mental saat pandemi yang harus diwaspadai oleh Sobat Bidik.

1. Perilaku Regresif

Secara umum, mereka akan mengalami sedikit kemunduran dalam fungsi kita selama masa transisi besar ini. Anak-anak maupun pelajar lebih mudah mengalami kemunduran dalam bersikap dan berperilaku, karena emosi yang berkembang dalam dirinya tidak dapat terkontrol dengan baik.

2. Perubahan Nafsu Makan

Nafsu makan dan tidur seringkali merupakan tanda pertama bahwa segalanya tidak beres. “Nafsu makan anak saya turun drastis, akibat kemalasannya serta kefokusannya dalam bermain gaway,” ungkap salah seorang ibu.

3. Masalah Tidur

Selama tertekan, pola tidur juga dapat berubah. Biasanya masalah ini diakibatkan banyaknya berpikir, sering terbangun di malam hari, atau sering menggunakan gadget untuk bermain. Bahkan, acap kali kita bergadang yang juga dapat menyebabkan kesehatan menurun karena pola tidur yang tidak teratur.

4. Perubahan Suasana Hati

Suasana hati yang terjadi pada mereka bervariasi, seperti ledakan kemarahan, kesedihan, kecemasan, ketidaksabaran, serta kehilangan gairah dalam mengerjakan tugas-tugas. Mereka merasa kesulitan dalam melakukan berbagai hal.

5. Penarikan

Pada umumnya, seseorang yang mengalami kemunduran mental menjadi lebih tertarik menyendiri dan mundur ke kamar mereka untuk menghabiskan lebih banyak waktu sendiri, menikmati kecanggihan teknologi.

6. Keluhan Somatik

Anak-anak dan pelajar mungkin lebih banyak keluhan sakit kepala, sakit perut, dan lebih sedikit energi. Ini alasan nyata, tetapi kemungkinan bukan karena alasan medis, melainkan karena beban pikiran yang mereka miliki.

7. Pemecahan Masalah

Biasanya para pelajar atau mahasiswa mungkin memiiki waktu yang sulit untuk berkonsentrasi pada pekerjaan instruksional atau ragu karena mereka dengan cepat teralihkan. Beberapa di antara mereka mungkin mengalami masalah dengan perhatian, konsentrasi, dan pembelajaran baru yang akan berdampak pada pendidikan mereka.

Sehingga, dari berbagai tekanan yang dihadapi, baik anak-anak maupun mahasiswa, di tengah pandemi Covid-19 menyebabkan kerentanan pada kesehatan jiwa dan mental.

Sayangnya, Sobat Bidik, hingga saat ini kesehatan tidak terlalu diperhatikan dan belum menjadi sorotan pemerintah dalam mencegah dampak psikologis dari merebaknya Virus Corona tersebut.

Untuk itu, menjaga kesehatan mental selama pandemi bisa dilakukan dengan melakukan aktivitas fisik, seperti berolahraga ringan agar tubuh memproduksi hormon endorfin yang dapat meredakan stres, mengurangi rasa khawatir dan memperbaiki mood, mengonsumsi makanan bergizi yang mengandung protein, lemak sehat, karbohidrat, vitamin, minerat, dan serat.

Bukan hanya untuk menjaga kesehatan tubuh, asupan nutrisi yang cukup juga dapat menjaga kesehatan mental lho, Sobat Bidik.

Kemudian menghentikan kebiasaan buruk seperti merokok, begadang atau kurang istirahat, dan mengonsumsi minuman beralkohol, karena dapat menggangu kesehatan fisik maupun mental. Lebih bijak dalam memilah informasi, serta menjaga komunikasi dengan keluarga dan sahabat.

Penting untuk disadari bahwa Sobat Bidik tidak hanya memperhatikan kesehatan fisik saja, tetapi juga kesehatan mental. Kalau mental terganggu, akhirnya fisik juga tidak dapat berfungsi secara normal.

Untuk itu, mari kita jaga dan pedulikan diri kita agar tetap terjaga kesehatannya, baik kesehatan mental maupun fisik. Karena jika bukan kita yang menjaga, lalu siapa lagi?

Penulis : Umi/MBU
Editor : Thoby/BU

Tag: beritaBerita Mahasiswakemunduran mentalkesehatan mentalmahasiswamentalpandemi
KirimBagikanTweetBagikan
Pos Sebelumnya

Pengabdian Masyarakat, BCB Untirta Selenggarakan Khitanan Massal Gratis

Pos Selanjutnya

Sejumlah Mahasiswa Pertanyakan Kolom Komentar BEM KBM Masih Dibatasi

BERITA TERKAIT

Seleksi Masjid SNAB Dinilai Tidak Jelas, Peserta Soroti Transparansi

Seleksi Masjid SNAB Dinilai Tidak Jelas, Peserta Soroti Transparansi

17 Feb. 2026
89
Seminar HMJ Akuntansi 2026, Dorong Akuntan Adaptif Digital

Seminar HMJ Akuntansi 2026, Dorong Akuntan Adaptif Digital

16 Feb. 2026
114
Pos Selanjutnya
Sejumlah Mahasiswa Pertanyakan Kolom Komentar BEM KBM Masih Dibatasi

Sejumlah Mahasiswa Pertanyakan Kolom Komentar BEM KBM Masih Dibatasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Hasil Survei Rendah, Kabupaten Tangerang Masuk Zona Merah Korupsi

Hasil Survei Rendah, Kabupaten Tangerang Masuk Zona Merah Korupsi

22 Des. 2025
45
Kupas Teknik Bernyanyi, PSM Gita Tirtayasa Gelar Contra

Kupas Teknik Bernyanyi, PSM Gita Tirtayasa Gelar Contra

20 Jul. 2022
24

Berita Populer

Tragedi Kawin

Tragedi Kawin

20 Mei. 2022
4.1k
Seminar HMJ Akuntansi 2026, Dorong Akuntan Adaptif Digital

Seminar HMJ Akuntansi 2026, Dorong Akuntan Adaptif Digital

16 Feb. 2026
114

Implikasi Paradoks Kebijakan Negara Pada Prioritas Sektor Pendidikan

12 Feb. 2026
102
Seleksi Masjid SNAB Dinilai Tidak Jelas, Peserta Soroti Transparansi

Seleksi Masjid SNAB Dinilai Tidak Jelas, Peserta Soroti Transparansi

17 Feb. 2026
89
Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

11 Apr. 2022
437
Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

5 Mei. 2024
4.5k

Komentar Terkini

  • Informatika pada Tim PVTE FKIP Untirta Raih Top 5 Inovator Nasional
  • - pada Dorong Pertanian Modern, PLPH 6 Untirta Gelar Seminar Hidroponik
  • Wyndjo pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumsar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum

BidikUtama.com

Redaksi Bidik Utama menerima karya berupa cerpen, opini, dan resensi. Karya disertai identitas pengirim berupa nama dan asal instansi/Universitas. Karya yang telah masuk menjadi milik redaksi. Dikirim melalui email ke redaksi@bidikutama.com

Kategori

  • Akademik
  • Berita Mahasiswa
  • bidikutama
  • Cerita Pendek
  • Feature
  • FKIP
  • Hardnews
  • Inspirasi
  • IOC
  • Jalan-Jalan
  • Karya Mahasiswa
  • Opini
  • Portugis
  • Prestasi Mahasiswa
  • Puisi
  • Resensi
  • softnews
  • Sosok
  • Suara Kita
  • Sudah Tahukah?
  • Tentang Bidik Utama
  • Usaha Mahasiswa
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio