Berita Mahasiswa

7 Tips Menjadi Pendengar Curhat yang Baik

Pinterest LinkedIn Tumblr

Bidikutama.com – Mulai dari aktivitas rutin, tugas-tugas perkuliahan, sampai hubungan yang kita jalani, pasti gak lepas dari yang namanya masalah. Banyak tuntutan dari lingkungan sekitar yang bikin kita pusing atau bahkan stres, ya gak sih Sobat Bidik? Tapi jangan terlalu diambil pusing, ada banyak cara buat ngilangin perasaan-perasaan di atas, salah satunya curhat sama temen.

Curhat itu momen berkualitas antara kamu dan temanmu lho. Karena dengan momen itulah kamu bisa lebih mengenal temanmu, mendengarkan keluh-kesah temanmu, sekaligus memberikannya dukungan.

Eits, tapi nyatanya masih banyak lho orang yang tidak tahu bagaimana caranya jadi pendengar curhat yang baik. Kalau-kalau salah menanggapi dan memberikan dukungan, temanmu bisa makin tambah pusing, atau bahkan gak mau lagi curhat sama kamu. Nah, makanya perlu banget nih buat kamu jadi teman curhat yang baik. Gimana caranya? Nih, simak baik-baik ya tipsnya.

1. Memulai dengan topik-topik ringan

Mulailah dengan membicarakan hal-hal yang ringan, yang tidak ada sangkut pautnya dengan masalah yang sedang temanmu hadapi, seperti membahas makanan kesukaan, hewan kesukaan, atau hal lucu apa yang barusan terjadi di antara kalian. Hal ini dilakukan agar temanmu nyaman dan tidak canggung ketika mulai menceritakan masalahnya. Biarkan dia menceritakan masalahnya atas kemauannya sendiri, tanpa paksaan.

2. Fokus ketika temanmu curhat

Kamu harus fokus ketika temanmu curhat, jangan sampai ketika temanmu curhat, kamu malah asik sendiri, main HP misalnya. Karena ketika kamu gak fokus, bisa jadi kamu gak nyambung dengan apa yang sedang dibicarakan temanmu.

3. Jangan memotong pembicaraan

Biarkan teman curhatmu itu menyelesaikan semua ceritanya terlebih dahulu ya. Jangan sampai kamu memotong ceritanya itu. Soalnya kalo keburu memotong pembicaraannya, apa yang dibahas akan menjadi nggak enak dan bisa-bisa salah persepsi.

4. Jangan menguasai pembicaraan

Selain nggak memotong pembicaraan, kamu juga jangan sampai menguasai pembicaraan. Biarkan temanmu yang curhat itu mengutarakan semua yang ada di dalam benaknya. Kalo kamu yang menguasai pembicaraan, yang ada kamu yang lagi curhat lho, Sobat Bidik.

5. Berempati

Empati sangat diperlukan ketika kita mendengarkan curhatan teman lho. Karena dengan begitu, kamu menunjukkan bahwa kamu benar-benar peduli terhadap temanmu itu. Bentuk empati yang bisa kamu lakukan adalah dengan menunjukan ekspresi sedih ketika dia sedang sedih atau memberi sentuhan fisik kecil seperti memegang tangan atau pundak.

6. Memberi saran

Agar tidak terkesan menggurui temanmu, maka pastikan memberi saran pada saat dia yang memintanya. Ketika memberi saranpun, usahakan pilih kata-kata yang tidak menyinggung hatinya. Jika kamu merasa masalah yang dihadapi temanmu cukup rumit, maka tidak ada salahnya kamu menyarankkan pada orang yang lebih ahli, psikolog atau psikiater misalnya.

7. Hibur dia

Nah, kalo temanmu itu sudah selesai curhat, bahaslah topik-topik ringan yang dia sukai, seperti film favorit, lagu favorit, mengajaknya jalan-jalan, dan yang lainnya. Memang tidak ada manusia yang sempurna, tetapi setidaknya kamu bisa membantu mengurangi beban temanmu dengan mendengarkan dan memberikan semangat agar dia kembali ceria.

Oke Sobat Bidik, semoga tips menjadi pendengar curhat yang baik ini dapat bermanfaat buat kamu dan sahabat kamu ya…

Penulis: Alma/BU
Editor: Thoby/BU

Sumber:
https://loop.co.id/articles/yuk-jadi-teman-curhat-yang-baik-dengan-6-cara-ini/full
https://www.theshonet.com/articles/5-cara-menghadapi-curhatan-teman-xtuv8
https://www.kaskus.co.id/thread/5aa32c6414088d8f5a8b4567/jika-ada-yang-curhat-pada-kita-apa-yang-harus-dilakukan/
https://www.idntimes.com/life/inspiration/asrizal/supaya-sahabat-nyaman-curhat-padamu-lakukan-7-tips-ini-sekarang-c1c2/full

5 Langkah Cara Curhat yang Baik dan Benar, yang Patut Dilakukan

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.