Bidikutama.com – Presiden Prabowo menggelar acara Town Hall Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada Senin (28/4) di Jakarta Convertion Center (JCC) dan dihadiri oleh para menteri dan direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Alih-alih menjadi ajang pemaparan terbuka mengenai arah pengelolaan kekayaan negara oleh BUMN, acara tersebut justru digelar secara tertutup dengan pembatasan akses terhadap media. Kamis (1/5)
Danantara adalah konsolidasi semua kekuatan ekonomi yang dikelola oleh BUMN. Danantara ini diperuntukkan sebagai energi atau kekuatan ekonomi melalui pengelolaan dana investasi dan kekayaan negara untuk masa depan Indonesia.
Acara ini diawali sambutan pidato oleh Kepala Badan Danantara. Sambutan tersebut berisi harapan dan pemahaman visi misi Danantara. Kepala Badan Danantara menekankan asas manfaat pada ekonomi dan juga masyarakat Indonesia.
Dilansir dari tempo.com, setelah pemutaran video 180 hari kinerja pemerintahan Kabinet Merah Putih. Pembawa acara meminta sejumlah awak media untuk keluar dari ruangan. Permintaan tersebut menimbulkan kebingungan bagi para media karena tidak diizinkan untuk meliput kegiatan tersebut.
Padahal, segmen selanjutnya merupakan pidato prabowo yang dinilai krusial untuk diketahui publik, terutama ketika menyangkut arah kebijakan ekonomi negara. Akhirnya, sambutan Prabowo pun tidak dapat diliput oleh media, sehingga kejadian banyak memunculkan pertanyaan terhadap transparansi di tengah jalannya acara.
Presiden Prabowo kemudian mengklarifikasi mengenai pembatasan akses media tersebut dilakukan, karena ia memberikan sejumlah teguran kepada jajaran direksi BUMN. Ia mengaku kurang nyaman apabila momen tersebut disorot langsung oleh awak media.
“Tertutup karena saya banyak menegur juga direksi-direksi itu, kan tidak enak menegur di depan kalian.” ucap Prabowo, Senin (28/4).
Kendati demikian, Prabowo menekankan Danantara harus diisi oleh sosok-sosok profesional dan berintegritas tinggi. Ia juga menyampaikan bahwa Danantara adalah kekayaan bangsa Indonesia yang dikelola, dijaga, dan dirawat dengan sistem yang transparan dan diawasi secara ketat.
Penulis: Tiara/BU
Editor: Raffa/BU











