Bidikutama.com – Atap gedung D Kampus Pakupatan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mengalami kebocoran, yang mengganggu kenyamanan dan keamanan mahasiswa. Kondisi ini menjadi lebih serius saat musim hujan, karena air yang masuk dapat menghambat aktivitas di sekitar gedung. Rabu (18/12)
Kondisi atap gedung D yang bocor, tepat di depan pintu masuk, mengganggu akses mahasiswa serta staf akademik yang beraktivitas di gedung tersebut. Renovasi yang pernah dilakukan di gedung D ternyata belum maksimal, sehingga kebocoran masih terjadi hingga kini dan belum diperbaiki.
Kepala Biro Umum Kepegawaian dan Keuangan, Deden Hery Hermawan, menanggapi masalah ini dengan menyatakan bahwa renovasi akan segera dilakukan.
“Memang sebelumnya ada perbaikan, tetapi hanya di dalam gedung D saja, yakni merehab ruang studio menjadi ruang kelas. Saya baru tahu kerusakan kanopinya, tapi insyaallah kerusakan atau kebocoran tadi segera ditindaklanjuti,” jelas Deden.
Deden juga menyampaikan tanggapan sekaligus solusi dari pihak kampus terkait kebocoran atap tersebut. Proses renovasi akan segera ditindaklanjuti dengan terlebih dahulu mengecek lokasi atap yang bocor.
“Untuk proses renovasi, yang pasti akan segera ditindaklanjuti, hari ini tim dari ULP akan cek ke lokasi,” tuturnya.
Salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi, Najib Syawal, mengungkapkan kekhawatirannya bahwa kebocoran tersebut dapat berpotensi menimbulkan korban.
“Sebenarnya, gedung D sudah dilengkapi dengan atap agar tidak kehujanan dan kepanasan. Namun, masih ditemukan kebocoran saat hujan. Hal ini disebabkan adanya bolongan pada atap, sehingga air hujan masih masuk. Kondisi ini khawatir menyebabkan kecelakaan seperti terpeleset dan tentunya basah,” ungkap Najib.
Najib berharap atap gedung D dapat segera diperbaiki agar kondisinya menjadi lebih baik dan tidak lagi mengganggu aktivitas di sekitar gedung.
“Harapannya, gedung D Pakupatan bisa lebih baik lagi, terutama atap yang bocor bisa diperbaiki kembali,” harapnya.
Keresahan serupa juga diungkapkan oleh seorang mahasiswa Fakultas Hukum yang enggan disebutkan namanya. Ia menyatakan bahwa atap gedung yang bocor sangat mengganggu aktivitas mahasiswa, terutama karena saat ini sedang musim hujan.
“Karena kali ini musim hujan, jadi sangat mengganggu. Apalagi itu di depan pintu masuk banget, jadi lumayan mengganggu untuk akses keluar masuk mahasiswa, ditambah lagi belakangan ini kondisinya sering hujan,” ujarnya.
Reporter : Raffa, Gya/BU
Penulis : Rida/BU
Editor : Rizqy/BU











