Bidikutama.com — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) bersama komunitas Kita Nekat menggelar Miracle Will Of D Tournament. Turnamen khusus warga Kota Serang ini berlangsung di Auditorium Gedung B Lantai 3. Sabtu (20/9)
Founder Komunitas Kita Nekat, Ahmad Farhan Hidayatullah, mengatakan bahwa kehadiran turnamen e-sport ini menjadi salah satu bentuk wadah positif bagi generasi muda. Menurutnya, banyak anak muda yang memiliki bakat besar dalam dunia game, sehingga perlu diarahkan agar tidak sekadar hobi tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi.
“Turnamen ini salah satunya untuk menyalurkan minat dan bakat anak muda serta menambah pengalaman yang bisa melahirkan pasar ekonomi kreatif di dunia e-sport,” ujar Ahmad.
Lebih lanjut, Farhan, menuturkan bahwa persiapan penyelenggaraan kegiatan tidak berjalan mulus, keterbatasan waktu membuat panitia harus bekerja ekstra dalam mengatur rangkaian acara. Ia juga mengakui ada beberapa kerja sama dengan pihak sponsor maupun label yang belum bisa terjalin.
“Tantangan yang dialami selama proses adalah waktu persiapan yang tidak panjang sehingga support dari beberapa label belum bisa terjalin,” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator acara, Rasyid, menegaskan bahwa turnamen ini bukan hanya ajang hiburan. Ia berharap para peserta yang ikut berkompetisi dapat berproses lebih jauh sehingga nantinya mampu membawa nama baik Kota Serang di tingkat yang lebih luas.
“Harapan ke depan semoga para peserta siap untuk dibina demi menciptakan prestasi atas nama Kota Serang,” harap Rasyid.
Senada dengan Rasyid, Ketua Pelaksana, Gemuruh, menekankan pentingnya keseimbangan antara hobi bermain gim dan pendidikan. Menurutnya, banyak peluang terbuka di dunia e-sport, tetapi jangan sampai mengesampingkan kewajiban utama sebagai pelajar maupun mahasiswa.
“Boleh saja ingin berkarir di bidang game mobile, tetapi jangan pernah meninggalkan pendidikan yang wajib kita tempuh,” tutur Gemuruh.
Lebih lanjut, Gemuruh juga berharap agar turnamen e-sport ini bisa berlanjut di tahun-tahun mendatang. Ia menilai minat generasi muda terhadap dunia gim sangat besar, sehingga perlu ruang kompetitif yang berkelanjutan.
“Turnamen e-sport semoga bisa menjadi agenda tahunan dan tidak hanya Mobile Legend saja, tetapi juga PUBG Mobile dan lainnya,” pungkasnya.
Reporter : Jihan/BU
Penulis: Anindya/ BU
Editor : Putri Nur/BU









