Bidikutama.com — Penerapan sistem Smart Gate Parking di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) tepatnya di Kampus E Sindang Sari, masih menuai sorotan. Sejumlah kendala teknis seperti error pada mesin tiket dan gangguan pembacaan kartu dinilai menjadi penyebab antrean kendaraan, terutama pada saat jam sibuk. Rabu (25/02).
Petugas Satuan Pengamanan (Satpam), Juhdi, mengakui gangguan sering terjadi khususnya pada pembacaan kartu dan dispenser tiket hingga tidak keluarnya karcis meski tombol sudah ditekan sebab gatenya kerap error.
“Jadi, mau tidak mau salah satu gate ditutup, dan hal inilah yang sering membuat kemacetan,” ungkapnya.
Selain terdapat kendala berupa tiket yang tidak keluar, kendala berupa terbukanya palang gate yang tetap terbuka akibat gangguan sistem. Juhdi menyarankan untuk mengurai kemacetan, pihak kampus perlu menyiapkan teknisi berupa tim yang siaga di lapangan. Seandainya terjadi lagi masalah langsung segera mampu diatasi.
“Kadang karcis tidak keluar padahal tombol sudah ditekan. Hal-hal seperti itu adalah kendala teknisyang sering terjadi,” tambah Juhdi.
Mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Pemerintahan, Ahmad Diandra, menilai penerapan smart gate cukup membantu dibandingkan sistem manual sebelumnya, meski masih memerlukan optimalisasi. Namun ia mengakui antrean masih terjadi pada jam sibuk.
“Menurut saya penerapan ini sudah cukup efektif dalam mengurangi antrean dibanding sistem manual. Proses keluar-masuk lebih cepatkarena identifikasi dilakukan otomatis melalui kartu,” ujarnya.
Ahmad menilai pada jam – jam sibuk banyak kendaraan masuk bersamaan yang menandakan efektivitas meningkat hanya saja perlu optimalisasi lebih. Ia juga mengaku saat awal penggunaan sempat bingung karena belum terbiasa dengan cara pemakaian smart gate. Tetapi setelah beberapa kali mencoba ternyata cukup sederhana.
“Mungkin perlu dilakukan sosialisasi yang lebih masif terkait penerapan smart gate ini supaya mahasiswa baru tidak kebingungan,” ungkapnya.
Ahmad menyarankan agar peningkatan kapasitas gate saat jam sibuk, sosialisasi intensif kepada mahasiswa baru. Serta perawatan rutin sistem untuk mencegah error.
“Penerapan sistem smart gate parking ini tetap membutuhkan evaluasi berkelanjutan. supaya benar-benar maksimal dalam mendukung kenyamanan dan ketertiban di kampus,” sarannya.
Reporter: Nabila/BU, Moreno/BU
Transkip: Amelia Rizki/BU
Penulis: Zafira/BU
Editor: Intan/BU











