Bidikutama.com– Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) berhasil meraih juara harapan 2 dalam ajang Putri Duta Bahasa Provinsi Banten 2025 yang digelar oleh Balai Bahasa Provinsi Banten. Kamis (26/6)
Lia, Peraih Prestasi, mengungkapkan melalui berbahasa yang mumpuni mulai dari bahasa Indonesia, bahasa daerah, hingga bahasa asing, ia tertarik pada dunia bahasa yang selaras dengan latar belakang studinya guna mengembangkan potensi diri di bidang tersebut.
“Saya ingin mengasah keterampilan kebahasaan, bukan hanya bahasa Indonesia, tapi juga bahasa asing dan bahasa daerah,” ungkap Lia.
Adapun ia menyebutkan tantangan yang dilalui berupa membagi waktu antara kegiatan akademik, organisasi, dan persiapan ajang duta bahasa pun ia lewatkan. Sehingga, padatnya jadwal ini alhasil menuntut dirinya menjadi lebih disiplin.
“Tantangan terbesar itu di manajemen waktu karena saya juga masih mahasiswa dan aktif di berbagai organisasi, jadi harus mengutamakan karantina terlebih dahulu” ujarnya.
Lia juga menekankan bahwa pelestarian dan pengembangan bahasa bukan hanya tugas lembaga resmi, tetapi juga tanggung jawab bersama, terutama anak muda sebagai pewaris budaya. Karena bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan representasi dari jati diri bangsa, terutama implementasi Tri Ganda Bahasa yakni mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing.
“Bahasa bukan hanya sekadar alat komunikasi belaka, tetapi bahasa adalah jiwa identitas diri kita, identitas bangsa kita, identitas daerah kita,” tekan Lia.
Atas pencapaian ini, Lia mendapat banyak dukungan dari rekan satu program studinya. Salah satunya datang dari Amellia Salsabila, mahasiswa prodi pendidikan bahasa indonesia, yang mengungkapkan rasa bangganya sekaligus merasa terinspirasi dari kemenangan yang diraih Lia.
“Kemenangan Lia tidak hanya mencerminkan prestasinya, tetapi juga dapat memotivasi mahasiswa lain untuk berprestasi lebih baik dalam bidang bahasa dan sastra,” ujar Amellia.
Senada dengan itu, Dhiah Fatma Pratiwi, mahasiswi prodi pendidikan bahasa Indonesia, turut menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian Lia. ia mengatakan prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi anak muda lainnya untuk melestarikan bahasa Indonesia maupun bahasa daerah.
“Ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, namun juga dapat menjadi inspirasi bagi anak muda lainnya untuk lebih melestarikan dan mencintai bahasa, baik Indonesia maupun daerah,” ungkap Tiwi.
Reporter: Tiara, Saeful/BU
Penulis: Saeful/BU
Editor: Nadira/BU









