Bidikutama.com – Kelompok 41 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Desa Kumpay Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) berikan sosialisasi pemanfaatan sampah menjadi arang briket. Sosialisasi diberikan agar warga mampu mengelola limbah organik. (15/2)
Ketua kelompok, Akbar Nur Cahyono, mengungkapkan limbah organik yang telah diolah berpotensi dijual kembali.
“Hal ini pun bertujuan untuk mengurangi limbah di Desa Kumpay. Tak hanya mengolah limbah, hasilnya setelah menjadi arang pun dapat dijual, sehingga menambah peluang mata pencaharian di Desa Kumpay,” jelas Akbar.
“Menumpuknya limbah organik di Desa Kumpay, terutama batok kelapa menjadi latar belakang adanya sosialisasi pemanfaatan sampah menjadi arang,” lanjut Akbar.
Acara ini digelar pada tanggal 2 Februari dan mendapatkan respon yang baik dari warga Desa Kumpay.
Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, harapan disampaikan oleh Akbar.
“Semoga kedepannya masyarakat dapat meningkatkan mata pencaharian dengan memanfaatkan limbah sampah yang ada di Desa Kumpay, dan (program yang digelar) tidak hanya sampai di sini, tapi berkelanjutan,” harap Akbar
Kegiatan ini juga ditanggapi oleh salah satu anggota kelompok, Ibnu.
“Tujuan dari kegiatan ini untuk mengurangi limbah yang ada di Desa Kumpay dengan cara mengolah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan sumber penghasilan baru seperti arang briket,” jelasnya.
Ibnu pun menyampaikan harapannya.
“Semoga warga desa dapat mengolah sampah menjadi arang briket hingga menjadi salah satu kegiatan yang menghasilkan pendapatan tambahan bagi warga desa,” harap Ibnu.
Reporter : Aya/BU
Penulis : Aya/BU
Editor : Aleda/BU










