Bidikutama.com – Muhammad Ardra Adyatma dan Tsabitah Arifiah resmi terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) periode 2026-2027. Keduanya menyampaikan rasa syukur dan kesiapan mereka dalam menjalankan amanah organisasi selama satu periode ke depan. Minggu (14/12)
Fahrudin Perdana, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FKIK, memberikan tanggapan positif serta apresiasi kepada seluruh kandidat dan pasangan yang terpilih. Ia menilai bahwa seluruh calon Ketua dan Wakil Ketua BEM FKIK tahun ini merupakan mahasiswa-mahasiswa yang “outstanding”.
“Baik Ardra, Tsabitah, maupun kandidat lainnya, mereka adalah anak-anak yang luar biasa. Mereka berasal dari satu ekosistem kepengurusan BEM sebelumnya dan sudah aktif di berbagai kegiatan,” ujar Fahrudin.
Ia juga menyoroti latar belakang Ardra dan Tsabitah yang sebelumnya merupakan pasangan Duta FKIK. Menurutnya, hal itu menjadi nilai tambah dalam kepemimpinan mereka karena dinilai sudah terbiasa membawa nama fakultas ke ruang yang lebih luas.
“Ardra dan Tsabitah ini juga merupakan pasangan Duta FKIK yang sebelumnya terpilih. Jadi, mereka tidak hanya aktif secara struktural BEM, tapi juga sudah terbiasa dalam membawa nama fakultas ke ruang yang lebih luas,” ungkapnya.
Fahrudin berharap Ketua dan Wakil Ketua BEM FKIK yang terpilih bisa bekerja secara konsisten, fokus dan amanah dalam menjalankan tugasnya, serta memenuhi janji selama kampanye. Ia juga menyampaikan pesan kepada seluruh pihak yang sudah ikut serta dalam proses Pemilihan Umum Raya (Pemira) 2025, baik untuk yang terpilih maupun yang tidak terpilih.
“Kepada yang terpilih, selamat mengemban amanat, semoga amanah dan konsisten. Dan kepada yang belum terpilih, jangan berkecil hati, ini adalah pesta demokrasi kita untuk menentukan generasi penerus organisasi,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua BEM FKIK terpilih, Muhammad Ardra Adyatma, mengungkapkan rasa syukur dan optimisme atas terpilihnya mereka. Menurutnya, kemenangan ini bukan hanya miliknya dan rekannya saja, melainkan juga milik teman-teman yang telah memberikan dukungan.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur, senang dan gembira. Kemenangan ini bukan hanya milik saya dan Tsabitah, tapi juga milik seluruh teman-teman yang sudah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada kami,” ucap Ardra.
Mengenai visi-misi, keduanya mengaku percaya diri dan dapat merealisasikannya selama satu tahun masa kepengurusannya. Ardra juga menegaskan bahwa visi-misi mereka tidak disusun secara spontan, melainkan melalui proses analisis yang matang.
“Kami sangat yakin dengan visi-misi yang kami susun, karena itu dibangun berdasarkan analisis permasalahan yang ada di FKIK, sekaligus disesuaikan dengan kapasitas yang kami punya,” jelas Ardra.
Untuk tiga bulan pertama, Ardra dan Tsabitah menyiapkan beberapa program dasar organisasi, seperti penyusunan modul, SOP, dan sistem kerja BEM. Lalu selanjutnya, pembekalan staf dan badan pengembang, serta penyelarasan arah kerja bersama Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) di FKIK.
“Tiga bulan pertama yang pasti ada penyusunan modul, SOP, sistem kerta, pembekalan para staf dan badan pengembang. Serta penyelarasan dengan HMJ-HMJ di FKIK Untirta,” ungkapnya.
Terkait perubahan yang ingin diwujudkan, Ardra menegaskan bahwa fokus utama kepengurusan 2026 adalah pembenahan internal terlebih dahulu sebelum melangkah ke ranah eksternal. Ardra berharap di bawah kepemimpinannya, BEM FKIK dapat menjadi organisasi yang berdaya saing.
“Untuk BEM FKIK tahun 2026, satu poin yang sangat utama yaitu berdaya saing,” harap Ardra.
Tsabitah Arifiah, Wakil Ketua BEM FKIK, juga mengaku bangga bisa mengemban amanah sebagai wakil ketua BEM FKIK. Ia berharap kepengurusan yang akan datang dapat berjalan dengan solid dan selaras dengan semangat kabinet yang mereka usung.
“Kalau saya satu kata “utuh” seperti nama kabinet kami,” tutur Arifiah.
Reporter : Donita, Hafaf, Cahaya/BU
Penulis : Firda/BU
Editor : Nisa/BU









