Bidikutama.com – Pemilihan Umum Raya (Pemira) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) 2025 telah memasuki tahap verifikasi terbuka bagi calon pengurus lembaga mahasiswa tingkat fakultas. Kegiatan verifikasi ini merupakan bagian krusial sebelum para calon melanjutkan ke tahapan pemaparan visi–misi dan pemungutan suara di tingkat fakultas, namun, hasil dari verivikasi terbuka belum menetapkan pasangan calon BEM maupun HMJ, sehingga penempatan calon akan dilaksanakan pada rapat pleno yang akan datang. Jumat (5/12)
Ketua Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) FKIP, Yourie Fadhillah, menjelaskan bahwa proses verifikasi ditujukan untuk memastikan kelengkapan berkas dan komitmen calon dalam menjalankan amanah organisasi. Ia menambahkan bahwa hampir seluruh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) telah selesai diverifikasi dengan sisa dua HMJ yang masih dalam proses verifikasi sebelum dilanjutkan ke Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM).
“Total ada 20 lembaga 18 HMJ, 1 BEM, dan 1 DPM yang menjalani verifikasi tahun ini,” ungkap Yourie.
Yourie juga menjelaskan alasan pelaksanaan di luar kampus, dikarenakan adanya kebijakan jam malam yang berlaku di lingkungan kampus FKIP, sehingga harus menyesuaikan agar tidak terbatas oleh waktu. Selain itu, pemilihan lokasi diluar kampus juga bertujuan memberi kelonggaran waktu bagi peserta.
“Karena adanya jam malam di FKIP, kami menyesuaikan lokasi kegiatan di luar kampus supaya tidak terbatas waktu,” jelasnya.
Calon Ketua HMJ Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Dzikri Ahmad Muzaki, memaparkan visi dan program yang akan diusung bila terpilih, dengan menciptakan HMJ PPPkn yang progresif dan adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa.
“Visi saya adalah menciptakan HMJ PPKn yang progresif dan adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa, terutama di aspek kajian dan pendidikan politik,” ujar Dzikri.
Tantangan yang dialami pada saat pencalonan ialah meyakinkan diri sendiri, serta memastikan restu orang tua dan mencari suara mahasiswa. Selain itu, ia juga terus menyelaraskan visi-misi yang telah dibuat dengan wakil.
“Tantangan saya adalah meyakinkan diri sendiri, memastikan restu orang tua, dan mencari suara mahasiswa sembari terus menyelaraskan visi dengan wakil saya,” ucap.
Reporter: Sheril, Syahdan/BU
Penulis: Fathir/BU
Editor : Rizqy/BU










