Bidikutama.com – Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Kampus Pakupatan mengeluhkan dengan penutupan area parkir disekitar Masjid Syekh Nawawi Al-Bantani, hal tersebut membuat sulitnya mencari tempat parkir bagi mereka yang ingin melaksanakan ibadah di Masjid. Keputusan ini menimbulkan kekhawatiran akan kemudahan aksesibilitas bagi mahasiswa dan pihak luar yang ingin menghadiri kegiatan atau beribadah di Masjid dan sekitarnya. (2/3)
Kepala Biro Umum Kepegawaian dan Keuangan, Deden Hery Hermawan, menyampaikan alasan ditutupnya parkiran masjid dikarenakan gedung ex BNI yang sedang dibereskan oleh pekerja dikhawatirkan membahayakan mahasiswa yang parkir di Masjid.
“Alasan ditutup, sebenarnya ditutup sementara karena pada saat itu ada yg sedang kerja membereskan gedung ex BNI, khawatir membahayakan kami tutup dulu sementara, untuk dibuka lagi mungkin lihat situasi tempat tersebut nanti menjadi tempat parkir cadangan, jadi jika tempat parkir yang lain sudah overload baru kami buka parkiran tersebut,” ungkap Deden.
Deden juga berharap kepada mahasiswa agar tertib dan menjaga keamanannya.
“Harapannya jika parkiran tersebut dibuka kembali, minta tolong kepada seluruh mahasiswa agar menjaga ketertiban dan keamanannya, sehingga pengguna nyaman menggunakannya,” harap Deden.
Mahasiswa Fakultas Pertanian, Isnaini Putri Waluyo, memberikan tanggapan bahwa penutupan parkiran Masjid sangat merugikan mahasiswa karena menyulitkan mereka dalam mencari lahan parkir dengan cepat.
“Jadi kalau pendapat saya tentang masalah ditutupnya tempat parkir dekat masjid itu merugikan ya sangat merugikan bagi mahasiswa karena jika parkiran itu terus ditutup mahasiswa akan kesulitan untuk mencari tempat parkir dengan cepat, apalagi jumlah mahasiswa di Untirta itu cukup banyak dan lahan yang terbatas,” ungkap Isnaini.
Isnaini juga berharap agar parkiran cepat dibuka kembali karena hal tersebut pemandangan sekitar.
“Untuk harapan saya agar cepat dibuka kembali karena hal itu merusak pendangan juga dan untuk mempercepat mahasiswa mendapatkan tempat parkir,” harap Isnaini.
Mahasiswa Fakultas Pertanian, Rosmalia Sri Hartini, menyarankan agar parkiran Masjid, sebaiknya tidak ditutup jika renovasinya belum dimulai.
“Untuk parkiran masjid pakupatan yang ditutup sendiri sebenernya kalau memang renovasinya belum dimulai lebih baik jangan dulu ditutup, karena kan itu akses yang shalat disini kan bukan cuma mahasiswa ya, banyak orang-orang kaya yang lewat mungkin sambil lihat-lihat Untirta, untuk parkir di lapangan kan lumayan jauh jadi ga memungkinkan aja gitu,” ungkap Rosmalia.
Reporter : Dinar, Sukma, Sukma/BU
Penulis : Tyas/BU
Editor : Adzika/BU











