Bidikutama.com — Mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Kelautan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) berhasil meraih Bronze Award pada ajang International Invention and Innovative Competition (INVIIC) 2025 kategori B2. Kompetisi ini merupakan ajang internasional yang menyoroti inovasi di bidang sains dan teknologi. Jumat (7/11)
Tim yang diketuai oleh Robby Aulia Padma bersama Ahmad Riza Rabbani menciptakan inovasi ramah lingkungan berupa kaca dari limbah cangkang kerang hijau. Robby Aulia Padma, mengungkapkan bahwa Ide tersebut muncul dari kepedulian terhadap banyaknya limbah kerang di pesisir Karangantu, Serang, Banten.
“Awalnya kami ingin membuat inovasi yang bermanfaat sekaligus relevan dengan isu kelautan di sekitar. Akhirnya kami mengembangkan ide untuk mengolah limbah cangkang kerang menjadi kaca,” ungkap Robby.
Robby menjelaskan bahwa proyek ini berawal dari proses brainstorming hingga eksperimen teori kimia untuk menguji kelayakan bahan. Timnya kemudian menyiapkan poster ilmiah dan video presentasi sebagai bentuk akhir dari inovasi yang dikirim ke panitia.
“Prosesnya sekitar satu setengah bulan, mulai dari penyusunan konsep, uji teori, hingga pembuatan konten ilmiah. Tantangan utama ada pada waktu, karena kami harus menyesuaikan jadwal kuliah, organisasi, dan penelitian,” jelas Robby.
Terakhir, Robby berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani mencoba dan berinovasi.
“Tidak ada kata terlalu nekat. Coba saja terlebih dahulu. Kadang yang membatasi diri kita itu bukan kemampuan, tapi keraguan,” tutupnya.
Adapun Ahmad Riza Rabbani menuturkan bahwa motivasi utama mereka adalah untuk menantang diri sekaligus berkontribusi pada peningkatan prestasi program studi, serta memberikan motivasi kepada adik tingkat agar terus berprestasi dan bersaing di ajang internasional.
“Kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa Ilmu Kelautan juga bisa bersaing di ajang internasional. Selain itu, prestasi ini diharapkan bisa membantu mendongkrak akreditasi prodi dan memotivasi adik tingkat,” tutur Riza.
Ia juga menuturkan bahwa dukungan dari berbagai pihak menjadi faktor penting keberhasilan timnya, mulai dari pembimbing serta pihak fakultas yang memberikan bantuan dana.
“Dosen pembimbing kami, Bu Anissa, dan pihak fakultas sangat mendukung, bahkan memberikan bantuan dana. Keluarga dan teman-teman juga memberi semangat selama proses kompetisi,” ujarnya.
Reporter: Aulia, Intan/BU
Penulis : Devina/BU
Editor : Rizqy/BU










