Bidikutama.com — Tim KoriceKrew dari Program Studi (Prodi) Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian (Faperta), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) berhasil meraih Juara 3 (Bronze Medalist) dalam ajang NUS FoodTech Challenge 2025 yang diselenggarakan oleh National University of Singapore (NUS). Senin (7/7).
Muhammad Daffa, salah satu peserta, menjelaskan dalam kompetisi yang mengangkat tema inovasi pangan tinggi protein, timnya menghadirkan produk bernama KORICE, sebuah jelly tinggi protein berbahan dasar kacang koro pedang dan tepung bekatul fermentasi. Produk ini hadir sebagai camilan sehat yang menyesuaikan gaya hidup cepat generasi muda yang sering mengabaikan nilai gizi.
“Kami ingin sumber daya lokal bisa menjawab masalah kekurangan protein. KORICE adalah jelly tinggi protein berbahan kacang koro dan bekatul fermentasi meski manis, kalorinya rendah dan kaya serat,” jelas Daffa.
Dengan kandungan protein 6,4 gram dan serat 3,2 gram per sajian, KORICE tidak hanya bergizi tetapi juga memiliki harga pokok produksi yang rendah. Faktor inilah yang membuatnya unggul di mata para juri yang berasal dari perusahaan besar seperti Nestlé dan OFI.
“Finalis lain banyak yang HPP-nya tinggi, sementara juri juga memperhatikan potensi komersial produk,” tambahnya.
Bayu Meindrawan, Dosen pembimbing, menyampaikan bahwa proses pendampingan telah dilakukan sejak pertengahan bulan Mei. Ia menilai tim sangat mandiri dan serius dalam menjalani setiap tahap kompetisi yang cukup panjang dan kompleks.
“Tim ini sangat mandiri dan mampu membagi waktu dengan baik di tengah kesibukan perkuliahan dan praktikum,” ujar Bayu.
Keikutsertaan ini juga menjadi capaian penting bagi Prodi Teknologi Pangan Untirta, karena merupakan prestasi internasional pertama di tingkat program studi. Tim KoriceKrew dijadwalkan akan berangkat ke Singapura pada Senin (14/6) mendatang untuk menghadiri sesi penerimaan penghargaan dan presentasi produk secara langsung di hadapan panel juri internasional.
“Keberangkatan ke Singapura adalah awarding travel, hadiah dari penyelenggara kompetisi, semua biaya ditanggung oleh penyelenggara. Tim saat ini sedang mempersiapkan pembuatan prototipe produk Korice untuk dapat ditampilkan dan dipresentasikan di NUS,” tutup Bayu.
Reporter: Amel, Irfan, Rayanti/BU
Penulis: Misya/BU
Editor: Nadira/BU











