Bidikutama.com – Pencurian yang terjadi di wilayah Kampus Pakupatan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Senin (1/3/23) lalu menuai beragam kritikan dari mahasiswa. Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor II Kurnia Nugraha, memberikan tanggapannya. (2/3)
Terkait CCTV (Closed Circuit Television) yang tidak terdapat di wilayah masjid. Kurnia menyampaikan bahwa belum bisa menjanjikan rencana penambahan CCTV untuk wilayah tersebut.
“Untuk saat ini sepertinya belum ada program penambahan (CCTV), dan (Saya) belum bisa menjanjikan (pengadaan), nanti dilihat (dulu) prioritas dari anggaran yang ada,” ujarnya.
Ia mengungkapkan pihak kampus akan melakukan evaluasi dan monitoring mengenai CCTV yang sudah ada dan memberi imbauan.
“Akan ada evaluasi dan monitoring menyangkut keberadaan CCTV. Selain itu akan ada imbauan untuk pengunjung masjid lebih hati-hati menjaga barang bawaannya,” ungkapnya.
Mahasiswa Fakultas Hukum, Siti Anis menuturkan salah satu kemungkinan penyebab dari maraknya pencurian di kampus.
“Mengingat banyak orang yang bisa dengan bebas masuk ke kampus pakupatan Untirta, orang yang turun dari bis dan lainnya. Hal itu bisa menjadi penyebab terjadinya pencurian,” tuturnya.
Anis berharap pihak keamanan memperketat pengawasannya lagi dan mengimbau seluruh mahasiswa agar lebih berhati-hati.
“Security-nya harus lebih diperhatikan dan diperketat, serta untuk mahasiswanya juga harus lebih berhati-hati apalagi barang-barang berharga penunjang untuk kuliah,” tambahnya.
Selain itu, Mahasiswa Fakultas Hukum, Faqih memberikan saran untuk menambah jumlah CCTV dan personel Satuan Keamanan (Satpam).
“Pasang CCTV di beberapa titik di masjid, area parkir, dan portal gerbang karena cerita dari satpam CCTV tersebut tidak aktif, jadi bahaya banget kalau nggak berfungsi. Selain itu pertambahan personel keamanan, ini berdasarkan saran dari salah satu satpam kampus yang ngobrol bareng saya kemarin,”
Ia juga menyarankan pihak kampus memfasilitasi korban dalam penanganan masalah pencurian tersebut.
“Saya berharap pihak kampus bersedia memfasilitasi penanganan lebih lanjut terkait kasus yang menimpa korban.
Kalau hanya terfokus pada tindakan preventif setelah kejadian dan mengabaikan nasib para korban, saya rasa itu termasuk tindakan lepas tangan dan menunjukkan betapa rendahnya tingkat keamanan di kampus kita ini,” tegasnya.
Reporter : Rida/BU
Penulis : Kallon/BU
Editor : Uswa/BU










