Bidikutama.com – Hari natal dan tahun baru yang merupakan momen yang ditunggu oleh seluruh umat kristiani. Akan tetapi, hal ini terhalang lantaran pelaksanaan Ujian Akhir Semester di lingkungan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) masih berlangsung dari tanggal 18 – 29 Desember 2023. (22/12)
Jadwal tersebut dimuat dalam Surat Edaran (SE) No.2949/UN43/PK.05.02/2023 tentang Pelaksanaan UAS Semester Ganjil Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma.
Pelaksanaan UAS yang terhitung berujung di akhir bulan desember itu memicu komentar banyak umat kristiani yang berkuliah di Untirta. Pasalnya masih banyak dari mereka yang ingin pulang ke kampung halamannya untuk merayakan natal dan tahun baru namun terhalang masa pelaksanaan UAS.
Salah satu mahasiswa Untirta Fakultas Hukum (FH), Ricci, UAS yang dilaksanakan di hari raya Natal bisa berdampak langsung terhadap teman teman Nasrani.
“Bagi umat nasrani dalam merayakan Natal tidak hanya di tanggal 25 Desember saja, terlebih pada umat katolik yang merayakan Natal sampai pada 31 Desember. Karena ini (Natal) merupakan momentum yang ditunggu setahun sekali,” tuturnya.
Sebagai mahasiswa rantau asal Pulau Samosir, Sumatera Utara, ia menyayangkan ketetapan dalam surat edaran tersebut. Ia ragu untuk balik kampung halaman karena harga tiket pesawat yang sangat mahal. Jika menggunakan transportasi darat pun waktunya tidak keburu.
“Hal ini akan membuat anak rantau kehilangan momentum hari Natal dan malam tahun baru dengan keluarga karena tidak bisa balik ke kampung halaman tercinta,” lanjutnya.
Tanggapan lain datang dari Mahasiswa lainnya, Rahel, dia mengungkapkan tidak ingin melewatkan Natal dan tahun baru begitu saja.
“Balik lagi kita tau mahasiswa banyak yang merantau dimana kesempatan kita untuk pulang tidak sesering itu. Dan titik poinnya disini itu di tanggal 25 dimana itu adalah hari raya besar umat agama Kristen dan Katolik. Pastinya harapan kami bisa merayakannya bersama keluarga besar dan ibadah dengan tenang tanpa perlu lagi memikirkan akan dua hari lagi ada UAS,” ujarnya.
Dia pun menambahkan bahwa seharusnya pihak kampus tidak menutup mata terhadap hal tersebut dimana peraturan pelaksanaan UAS yang sampai tanggal 29. Hal ini akan mempersulit dan memberi ketidaknyamanan mahasiswa dalam merayakan hari raya natal terlebih bagi anak-anak yang merantau.
“Semoga Untirta bisa lebih memperhatikan terkait jadwal UAS ini dan lebih toleransi lagi,” harapnya
Reporter : Indah/BU
Penulis : Arif/BU
Editor : Adi/BU











