Bidikutama.com – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) resmi menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tingkat fakultas, yang dikenal dengan Proaktif FISIP 2025. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (20/8) dan diikuti oleh sekitar 800 mahasiswa baru FISIP Untirta angkatan 2025. Jumat (22/8)
Muhammad Bayu Aryadita, Ketua BEM FISIP, mengungkapkan bahwa dengan mengusung tema “Fisip Ambil Peran Bawa Perubahan”, Proaktif 2025 ini bertujuan membentuk mahasiswa FISIP agar peka terhadap isu sosial dan politik, terutama Hak Asasi Manusia (HAM) dan demokrasi di Indonesia.
“Tujuan utama Proaktif 2025 adalah mencerdaskan mahasiswa FISIP agar sadar terhadap kondisi sosial politik hari ini. Melalui tema ini, kami ingin mengenalkan problematika HAM dan demokrasi agar mahasiswa bisa bergerak bersama rakyat,” ungkap Bayu .
Ketua Pelaksana Proaktif 2025, Muhammad Akmal Kurnia Salman, menambahkan bahwa kegiatan ini juga berfungsi memperkenalkan lingkungan kampus kepada mahasiswa baru. Ia juga mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam penyelenggaraan acara ini adalah tidak adanya anggaran yang diberikan, baik dari pihak fakultas maupun universitas.
“Tantangan terbesar kami tahun yaitu tidak adanya anggaran dari fakultas maupun universitas. Namun, berkat kesepakatan bersama, peserta sepakat dana kolektif sebesar Rp85.000 untuk menunjang kebutuhan acara,” jelas Akmal.
Meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, panitia memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar. Mereka berharap mahasiswa baru dapat menerima informasi dan materi yang bermanfaat melalui Proaktif 2025, sehingga tidak merasa canggung dan lebih mengenal lingkungan kampus yang akan menjadi rumah baru mereka.
“Harapannya tentunya satu, maba mendapatkan informasi-informasi yang berusaha kita sampaikan di ospek proaktif 2025 ini, agar nantinya tidak canggung dan mendapatkan informasi dan ilmu-ilmu yang bermanfaat,” tambah Akmal.
Mahasiswa baru juga turut memberikan kesan positif terhadap kegiatan ini. Farid Al Faathir, mahasiswa baru Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi, mengaku antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, meskipun sempat terkejut karena pelaksanaan ospek jauh lebih profesional dari yang ia bayangkan.
“Awalnya kaget karena ospeknya lebih profesional dari yang dibayangkan. Walau ada tugas menumpuk dan sempat hampir telat, tapi seru juga,” tuturnya.
Zaskia Aprilia, mahasiswa baru Prodi Ilmu Pemerintahan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga. Ia juga merasakan suasana yang menegangkan namun juga menyenangkan.
“Ini pengalaman pertama saya ikut ospek, rasanya menegangkan sekaligus menyenangkan,” ucap Zaskia.
Reporter: Saeful, Tedi, Rida/BU
Penulis : Gya/BU
Editor: Rizqy/BU









