Bidikutama.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jurnalistik (Bidik Utama) atau disebut Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Bidik Utama Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dan LPM Manunggal, Universitas Diponegoro (Undip) sukses menyelenggarakan kegiatan studi banding melalui zoom meeting yang bertujuan mempererat hubungan antar LPM, memperluas wawasan kejurnalistikan mahasiswa, serta diharap membangun kolaborasi. Selasa (2/9)
Muhammad Asadulloh, ketua pelaksana, mengaku memilih LPM Manunggal sebagai mitra didasari oleh pertimbangan departemen pengelolaan organisasi LPM yang cukup menarik dalam mengelola program kerja besar mereka. Ia mengaku dalam proses perencanaan kegiatan ini cukup menantang sebab dilakukan secara daring. Komunikasi intens serta strategi penyusunan acara pun dikerahkan untuk memastikan kelancaran kegiatan.
“LPM Manunggal memiliki departemen Event Organizer tersendiri untuk mengelola program kerja besar mereka. Ini menjadi salah satu poin penting yang ingin kita pelajari,” ujar Asadulloh.
Fakhira Nur Afifa, penanggung jawab program kerja studi banding dari LPM Manunggal, menilai bahwa Bidik Utama memiliki potensi besar serta konsistensi yang kuat dalam mengawal aspirasi mahasiswa melalui berita. Hal ini dipertimbangkan setelah penelusuran melalui media sosial terkhusus setelah menerima undangan surat permohonan dan proposal studi banding yang dikirimkan oleh Humas Eksternal LPM Bidik Utama.
“Sesi sharing menjadi ajang yang sangat membuka wawasan karena meski sama-sama LPM, struktur organisasi dan tantangan di lapangan berbeda. Kami membahas langsung pengalaman di lapangan saat liputan demo, wawancara, dan kendala real lainnya,” ungkap Fakhira.
Syarifudin, Ketua UKM Jurnalistik Untirta, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperluas jaringan pers mahasiswa. Ia berharap komunikasi dengan LPM Manunggal tetap berlanjut dan tidak berhenti di forum studi banding ini saja.
“Pers mahasiswa harus bersatu dengan segala tantangan yang dihadapi. Kami akan terus menjaga koneksi agar dapat saling bertukar informasi dan solusi,” tuturnya.
Christini Letania Pratami, Ketua Umum LPM Manunggal, menuturkan bahwa studi banding ini merupakan bagian dari program kerja tahunan mereka, yang disebut KUMAN (Kumpul Manunggal) sebagai upaya menekankan pentingnya membangun komunikasi lanjutan termasuk potensi kerja sama dalam bentuk media partner.
“Respons dari Awak Manunggal sangat positif. Ke depannya kami terbuka untuk bertukar produk jurnalistik dan berkolaborasi dalam kegiatan-kegiatan lain,” ujar Christini.
Reporter: Jihan/BU
Penulis: Chika/BU
Editor: Nadira/BU










