• Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Jumat, 16 Januari 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
SUBSCRIBE
BidikUtama.com
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
BidikUtama.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
  • Inspirasi
  • Jalan-Jalan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
Beranda Berita Mahasiswa

Suara Mahasiswa Untirta Untuk HARDIKNAS 2015

2 Mei. 2015
pada Berita Mahasiswa
0
Suara Mahasiswa Untirta Untuk HARDIKNAS 2015

Suara Mahasiswa Untirta Untuk HARDIKNAS 2015

75
DILIHAT
Bagikan

HARDIKNAS ialah kepanjangan dari  hari pendidikan nasional, dimana hardiknas menjadi sebuah momentum bersejarah yang selalu diperingati setiap tanggal 2 mei yang bertepatan dengan hari kelahiran tokoh pelopor pendidikan di Indonesia yaitu KI HAJAR DEWANTARA.

KI HAJAR DEWANTARA ialah tokoh pemberani, ia dikenal karena berani menentang kebijakan pendidikan hindia-belanda pada masa itu, yang hanya memperbolehkan anak-anak kelahiran belanda atau orang kaya yang bisa mengenyam bangku pendidikan. Sehingga ia diasingkan oleh colonial ke Belanda. Setelah berpulangnya ke Indonesia ia kemudian mendirikan taman siswa dan mencetuskan filosofi tutwuri handayani “dibelakang memberi dorongan”.

Dari tahun ke tahun pendidikan di Indonesia semakin membaik  berkat jasa beliau , mulai dari system dan peningkatan mutu pendidikan yang selalu diperbaharui. Berkat jasa beliau pula pendidikan bisa dinikmati oleh semua kalangan mulai dari kalangan bawah sampai kalangan atas, tak mengenal ras keturunan ataupun tingkatan sosial. Di era reformasi ini pemerintah telah menerapkan wajib belajar 9 tahun, Artinya tidak ada alasan lagi untuk seluruh warga Indonesia untuk tidak mengenyam pendidikan sama sekali minimal sampai tingkat Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) dan juga sedang diwacanakan wajib belajar 12 tahun, sedangkan untuk tingkatan perguruan tinggi ada namanya beasiswa bantuan bagi yang kurang mampu yaitu Bidikmisi.

Pada tanggal 2 mei ini seharusnya menjadi tolak ukur dan sebagai  hari muhasabah pendidikan di Indonesia saat ini, karena di Indonesa dengan berbagai penawaran system serta kebijakan untuk mempermudah rakyatnya mendapatkan pendidikan, Masih banyak pula permasalahan yang dihadapi Indonesia di bidang pendidikan saat ini ,contohnya masih banyak anak Indonesia yang putus sekolah.Data dari Mendikbud menyebutkan bahwa pada tahun 2007, dari 100 persen anak-anak yang masuk SD, yang melanjutkan sekolah hingga lulus hanya 80 persennya, sedangkan 20 persen lainnya harus putus sekolah. Dari 80 persen siswa SD yang lulus sekolah, hanya 61 persennya yang melanjutkan sekolah ke jenjang SMP sekolah yang setingkat lainnya. Kemudian setelah itu hanya 48 persen yang akhirnya lulus sekolah. Sementara itu, 48 persen yang lulus dari jenjang SMP hanya 21 persennya saja yang melanjutkan ke jenjang SMA. Sedangkan yang bisa lulus jenjang SMA hanya sekitar 10 persen. Persentase ini menurun drastis dimana jumlah anak-anak yang melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi tinggal 1,4 persen sajabahkan masih ada yang tidak mengenyam pendidikan sama sekali sampai saat ini.

Terkait masih banyak permasalahan pendidikan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini. Sebagai kaula muda khususnya mahasiswa apa sih pendidikan?  bagaiamana sih pandangan serta tanggapan  terkait permasalahan pendidikan saat ini? serta apa harapan mengenai peningkatan mutu pendidikan di Indonesia saat ini?

“Menurut saya pendidikan itu adalah suatu proses penyaluran yang belum dapat kita ketahui dan pendidikan itu adalah cara untuk memperbaiki kualitas diri” pungkas okta, salah satu mahasiswa jurusan Administrasi Negara. “Permasalahan pendidikan saat ini masih banyak kekurangan khususnya dalam segi fasilitas“ ujarnya melanjutkan terkait pandangannya.

“Pendidikan di banten sudah lumayan bagus namun masih banyak yang masih kurang khususnya terkait fasilitas dan belum meratanya sosialisasi mengenai bebeas biaya pendidikan 9 tahun” ujar tami, salah satu mahasiswi jurusan hukum yang lebih mengkhususkan kritik terhadap pendidikan di banten. (Abidin,Firda,Aya/BU)



Tag: HarapanHARDIKNAS 2015mahasiswaSuara
KirimBagikanTweetBagikan
Pos Sebelumnya

Mahasiswa ‘Jurusan Baru’ Berhasil Juarai Lomba Tingkat Nasional

Pos Selanjutnya

Pandawa Untirta Perkenalkan Tradisi Banten di IKJ Dance Carnival 2015

BERITA TERKAIT

Hapus Penangguhan UKT, Untirta Tetapkan Biaya Cuti 50%

Hapus Penangguhan UKT, Untirta Tetapkan Biaya Cuti 50%

15 Jan. 2026
92
Batas Pembayaran UKT Dimajukan, Mahasiswa Soroti Ketidaksesuaian Kalender Akademik

Batas Pembayaran UKT Dimajukan, Mahasiswa Soroti Ketidaksesuaian Kalender Akademik

15 Jan. 2026
106
Pos Selanjutnya
Pandawa Untirta Perkenalkan Tradisi Banten di IKJ Dance Carnival 2015

Pandawa Untirta Perkenalkan Tradisi Banten di IKJ Dance Carnival 2015

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Cek Informasinya! Pendaftaran Penangguhan UKT Dibuka Tanggal ini

Pendaftaran Penangguhan UKT Ditutup Hari ini

7 Feb. 2022
30
Diksatrasia Adakan Donor Darah, Antusias Mahasiswa Kurang

Diksatrasia Adakan Donor Darah, Antusias Mahasiswa Kurang

21 Agu. 2014
27

Berita Populer

Batas Pembayaran UKT Dimajukan, Mahasiswa Soroti Ketidaksesuaian Kalender Akademik

Batas Pembayaran UKT Dimajukan, Mahasiswa Soroti Ketidaksesuaian Kalender Akademik

15 Jan. 2026
106
Hapus Penangguhan UKT, Untirta Tetapkan Biaya Cuti 50%

Hapus Penangguhan UKT, Untirta Tetapkan Biaya Cuti 50%

15 Jan. 2026
92
Tragedi Kawin

Tragedi Kawin

20 Mei. 2022
3.4k
Mulai Tahun 2026 Untirta Resmi Hapus Penangguhan UKT

Mulai Tahun 2026 Untirta Resmi Hapus Penangguhan UKT

27 Agu. 2025
293
KUHP dan KUHAP Resmi Berlaku, Tandai Babak Baru Hukum Pidana

KUHP dan KUHAP Resmi Berlaku, Tandai Babak Baru Hukum Pidana

10 Jan. 2026
27
Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

5 Mei. 2024
4.3k

Komentar Terkini

  • Informatika pada Tim PVTE FKIP Untirta Raih Top 5 Inovator Nasional
  • - pada Dorong Pertanian Modern, PLPH 6 Untirta Gelar Seminar Hidroponik
  • Wyndjo pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumsar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum

BidikUtama.com

Redaksi Bidik Utama menerima karya berupa cerpen, opini, dan resensi. Karya disertai identitas pengirim berupa nama dan asal instansi/Universitas. Karya yang telah masuk menjadi milik redaksi. Dikirim melalui email ke redaksi@bidikutama.com

Kategori

  • Akademik
  • Berita Mahasiswa
  • bidikutama
  • Cerita Pendek
  • Feature
  • FKIP
  • Hardnews
  • Inspirasi
  • IOC
  • Jalan-Jalan
  • Karya Mahasiswa
  • Opini
  • Portugis
  • Prestasi Mahasiswa
  • Puisi
  • Resensi
  • softnews
  • Sosok
  • Suara Kita
  • Sudah Tahukah?
  • Tentang Bidik Utama
  • Usaha Mahasiswa
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio