Bidikutama.com – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) resmi memulai proyek penambahan lahan parkir baru di Kampus E, Sindangsari, tepatnya di sisi barat Gedung Auditorium. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan terhadap sivitas akademika yang kian padat beraktivitas di kampus tersebut. Jumat (18/7)
Raudotul Janah, Kepala Bagian (Kabag) Umum Biro Perencanaan, Keuangan, dan Umum (BPKU), membenarkan adanya proyek tersebut yang kini sudah memasuki tahap pemerataan lahan. Lahan parkir tersebut nantinya akan diperuntukkan bagi seluruh sivitas akademika Untirta sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan prima kepada dosen, mahasiswa, dan pegawai.
“Betul, saat ini sedang dilakukan pekerjaan untuk penambahan kantong parkir di sisi barat auditorium,” jelas Raudotul.
Meski lahan parkir di Kampus Sindangsari terbilang cukup luas, pemanfaatannya masih kurang efisien karena banyak pengguna memilih area yang dekat dengan gedung. Padahal, lahan parkir di sekitar gerbang utama sebenarnya memiliki kapasitas yang sangat besar.
“Sebetulnya lahan parkir kita banyak sekali, tapi kadang ingin parkirnya dekat, padahal di gerbang utama itu luas sekali,” ujar Raudotul.
Pembangunan parkiran baru sendiri tidak menemui hambatan besar karena lahan yang digunakan sebelumnya belum dimanfaatkan. Meski begitu, Raudotul mengingatkan pentingnya kesadaran sivitas akademika untuk menggunakan fasilitas parkir dengan tertib.
“Jangan sampai parkiran baru sudah tersedia, tetapi tetap parkir sembarangan, kami berharap fasilitas ini bisa digunakan secara maksimal,” tegasnya.
Fachrul Fadly, mahasiswa Program Studi (Prodi) Akuntansi, menanggapi langkah ini dengan antusias, ia mengungkapkan bahwa pembangunan parkiran baru merupakan hasil dari audiensi dan aspirasi mahasiswa yang akhirnya ditanggapi serius oleh pihak kampus.
“Kami dari HMJ Akuntansi sudah menyuarakan masalah ini beberapa waktu lalu. Alhamdulillah akhirnya ditanggapi dan direalisasikan, Ini bukti pimpinan kampus terbuka terhadap keluhan mahasiswa,” ungkap Fachrul.
Fachrul mengatakan pembangunan lahan parkir baru ini tidak hanya menjadi proyek fisik, tetapi juga simbol kolaborasi antara mahasiswa dan pihak kampus. Ia juga berharap kerjasama seperti ini terus terjalin, karena setiap kritik dan saran menurutnya adalah bentuk cinta kepada kampus bukan untuk menjatuhkan, melainkan untuk bersama-sama memperbaiki.
“Ketika ada kritik atau saran, itu jadi bentuk cinta kita pada kampus. Bukan saling menjatuhkan, tapi sama-sama memperbaiki,” tambah Fachrul.
Senada dengan Fachrul, Rizky Feliyanto, mahasiswa prodi Akuntansi, menilai langkah ini sebagai solusi atas kepadatan dan ketidaktertiban parkir yang selama ini terjadi.
“Selama ini parkir menjadi kendala utama di kampus. Harapannya dengan parkir baru, kampus jadi lebih tertib dan nyaman,” harap Rizky.
Reporter: Intan, Anindya/BU
Penulis: Chika/BU
Editor : Rizqy/BU










