Bidikutama.com — Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mulai menerapkan sistem Smartgate Parkir di Kampus Sindangsari sebagai upaya menertibkan arus kendaraan dan meningkatkan efektivitas pengelolaan parkir. Sistem ini pertama kali digunakan saat wisuda dan kini memasuki masa penyesuaian. Selasa (2/12)
Raudotul Jannah, Kepala Bagian Rumah Tangga, menyampaikan bahwa penerapan di Sindangsari menjadi tahap awal sebelum diterapkan di kampus lainnya. Smartgate Parkir merupakan program yang telah direncanakan sejak lama, tetapi baru dapat direalisasikan tahun ini karena terbatasnya anggaran.
“Smartgate parkir Untirta sudah direncanakan sedari dulu hanya memang anggaran kita juga terbatas,” ujar Udoh.
Ia menjelaskan bahwa sebagai PTN BLU Untirta harus menerapkan pengelolaan fasilitas yang lebih tertib, termasuk kebijakan tarif yang hanya dikenakan kepada pengguna eksternal. Udoh juga menegaskan bahwa mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan tetap dibebaskan dari biaya parkir. Adapun pembayaran sementara menggunakan Flazz BCA dan e-money lainnya, sementara opsi QRIS sedang dipertimbangkan.
“Pemberlakuan tarif parkir ini diberlakukan untuk eksternal yang berbayar,” jelasnya.
Meskipun belum diresmikan secara seremonial, Smartgate sudah mulai digunakan pada pelaksanaan wisuda dan masih membutuhkan proses lanjutan seperti perekaman data sivitas. Udoh menyebut adanya antrean pada pagi hari akibat kendala teknis, dan pihak kampus telah menyiagakan panitia serta menyiapkan pelatihan tambahan bagi petugas keamanan.
“Memang ada beberapa kendala teknis di pagi tadi karena smartgate parkir ini kan baru, mungkin masih ada beberapa evaluasi juga terkait kendala teknis,” tutupnya.
Yunita Zahra, mahasiswi Program Studi (Prodi) Hukum, menilai Smartgate sebagai langkah yang baik namun informasi mengenai pemberlakuannya belum disebarkan secara luas sehingga banyak mahasiswa belum memahami alur dan aksesnya.
“Menurut saya kurang informasi saja terkait pemberlakuan Smartgate ini sendiri seperti kapan mulainya dan aksesnya bagaimana,” ucap Yunita.
Sementara itu, Noviani, mahasiswi Prodi Ekonomi Syariah, juga menilai Smartgate sebagai inovasi positif yang membuat proses keluar-masuk lebih tertib dan meningkatkan keamanan melalui pendataan kendaraan yang lebih terkontrol. Ia menilai pembaruan ini sejalan dengan digitalisasi kampus.
“Menurut saya, hadirnya pembaruan Smartgate Parkir ini langkah yang cukup positif karena proses keluar masuk kendaraan jadi lebih tertib, efisien, dan aman, apalagi dengan teknologi otomatis yang membuat data kendaraan lebih terkontrol,” tuturnya.
Reporter: Rt Ari Najwa, Rizqy/BU
Penulis : Amalia/BU
Editor : Putri Nur/BU










