• Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Jumat, 16 Januari 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
SUBSCRIBE
BidikUtama.com
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
BidikUtama.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
  • Inspirasi
  • Jalan-Jalan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
Beranda Inspirasi

Ronny Hartono, Taklukkan 27 Puncak Gunung Bersama Sepeda Onthelnya

1 Okt. 2014
pada Inspirasi, Sosok
0
Ronny Hartono, Taklukkan 27 Puncak Gunung Bersama Sepeda Onthelnya

Ronny Hartono dan Uuk Untoro saat berkunjung ke sekretariat Mapalaut Untirta dalam perjalanan pulang ekspedisi ketiganya Jumat (26/9).(Rizhar/BU)

238
DILIHAT
Bagikan

Bidikutama.com – Mendaki gunung atau travelling ke tempat yang mempunyai pesona alam yang indah adalah sesuatu yang sudah sering kita dengar, apalagi tren ini cukup merasuki bagi anak muda saat ini karena selain menyenangkan, mereka juga bisa menikmati sensasi bersatu dengan alam dan hal tersebut selalu mempunyai kesan dan pesan sendiri setelah merasakannya.

Namun hal tersebut mungkin menjadi hal yang biasa dan dirasa kurang menantang oleh Ronny Hartono yang kini  berusia 34 tahun, menjelajah alam Indonesia baik dengan cara berjalan kaki maupun menaiki sepeda onthel tua buatan tahun 1946 warisan kakeknya pun merupakan hal unik yang sudah berhasil dilakukan olehnya. Terhitung sudah tiga kali ekpedisi yang tergolong cukup “gila” dilakukannya untuk membuktikan akan kecintaannya kepada bangsa Indonesia.

Awalnya, pria yang mengaku masih lajang ini memulai ekspedisinya pada tahun 2001 sampai dengan tahun 2006 dengan memakan waktu lima tahun dengan melakukan aksi jalan kaki mengelilingi Nusantara yang dimulai dari ujung barat nusantara di Pulau Sabang menuju ujung timur nusantara di Merauke.

Setelah selesai melakukan ekspedisi pertama, ia pun membuat kembali ekspedisi kedua dengan melakukan Jelajah empat Penjuru Nusantara dengan sepeda onthel kesayangannya yang dimulai dari Sabang yang berada di ujung barat Indonesia menuju Merauke di wilayah paling timur Nusantara. Selain itu wilayah ujung selatan Indonesia yaitu Pulau Rote dan Pulau Miangas di wilayah ujung utara Nusantara pun ia datangi. Ekspedisi ini dilakukan dengan memakan waktu 1 tahun 3 bulan dari tahun 2011 sampai tahun 2012.

Kecintaannya pada negeri, ternyata masih belum mampu memuaskan dahaga dan keingintahuannya akan alam di Indonesia, ia pun memustuskan untuk menaklukan 27 puncak gunung di Indonesia bersama sepeda Onthel tua-nya.

“Sudah 27 puncak dicapai, alhamdulilah dari puncak pertama di Gunung Gede tanggal 27 Mei 2012 lamanya waktu karena saya harus menggowes dari kota ke kota lain dari gunung satu ke gunung lainnya hingga pada tanggal 17 Agustus 2014 kemarin kita sampai pada puncak Gunung Leuseur di Aceh yang juga menjadi gunung terakhir dalam ekspedisi ketiga saya,” ujarnya bercerita kepada Bidik Utama saat sedang beristirahat di Sekretariat Mapalaut Untirta.

Ronny pun menyampaikan tujuan melakukan hal ini adalah salah satu bentuk karya yang dapat ia persembahkan untuk bangsa sekaligus panggilan jiwa untuk mengisi kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Saya melakukan ini karena panggilan jiwa sebagai anak Indonesia dan sebagai anak pecinta alam jadi kita berkarya dengan mengisi kemerdekaan Indonesia dengan cara ini. Jadi awalnya saya termotivasi dengan pemanjat tebing dari Indonesia yaitu bang Sabar Gordi yang hanya mempunyai kaki satu tetapi sanggup untuk melakuklannya dan semangat dari beliau lah yang menginspirasi saya,” tuturnya.

Ia pun berharap agar misi yang ia capai dapat menjadi inspirasi untuk anak Indonesia lainnya agar jika kita melakukan apapun dengan semangat, hasil yang didapat pasti akan memuaskan pula.

Ronny Hartono ketika berada di puncak Gunung Kerinci bersama sepeda Onthelnya. (Istimewa)
Ronny Hartono ketika berada di puncak Gunung Kerinci bersama sepeda Onthelnya. (Istimewa)

Selama melakukan ekspedisi ketiga ini, Ronny tidak sendiri ia pun ditemani oleh salah satu kawannya Uuk Untoro yang awal perkenalannya terjadi karena melakukan pendakian pada beberapa gunung yang sama. Karena keberanian dan semangat Ronny inilah membuat Uuk menganggap seorang Ronny sebagai salah satu sumber inspirasinya.

“Mas Ronny ini sangat luar biasa semangatnya, mampu menjadi Inspirasi untuk saya. Sekarang kita juga dalam perjalanan pulang ke Jawa mudah-mudahan tujuan kita selanjutnya bisa tercapai,” ungkap lajang berusia 31 tahun ini.

Ronny Hartono saat mempersiapkan sepedanya untuk perjalan pulang ekspedisi. (Rizhar/BU)
Ronny Hartono saat mempersiapkan sepedanya untuk perjalan pulang ekspedisi. (Rizhar/BU)

Selama menjalani ekspedisi ketiganya ini ia naik ke puncak gunung dengan sepeda onthel kesayangannya, Ronny  Hartono bercerita bahwa ada beberapa tantangan yang cukup sulit untuk dilakukan. Ia mempunyai beberapa cara untuk melakukan hal tersebut.

“Ada tiga hal yang kita lakukan untuk mendaki gunung, pertama sepedanya kita gowes, kalo sudah gak bisa di gowes kita dorong, kalo di dorong sudah gak bisa juga yah cara terakhir kita panggul. Itu cara untuk naik dan turun kita saat di gunung,” ucapnya dengan semangat.

Lanjut ronny, selama eksepdisinya ini ia menghabiskan ban luar lima buah dan ban dalam dua belas, “Alhamdulillah sekali tidak terlalu banyak memakan ban,” katanya.

Selain itu ronny pun mengakui bahwa puncak gunung yang paling sulit ditaklukan yaitu gunung terakhir yang ia puncaki yaitu Leuser di aceh karena medan yang dilaui luar biasa sulit dan jalur pendakiannya tergolong sangat panjang.

“Yang paling sulit itu saat menaklukan Gunung Leuser, karena jalurnya sangat panjang mungkin terpanjang di Dunia. Dari bawah sampai atas kira-kira 40 kilometeran,” katanya. Ronny menaklukkan gunung Leuser bersama dengan koleganya Uuk Untoro.

Ketika ditanya impian selanjutnya yang ingin dicapai ia pun menjawab “Saya pribadi mempunyai target cukup menantang dan berskala internasional yang ingin dicapai, yaitu menaklukkan Gunung Kilimanjaro di Benua Afrika,” tutup Ronny dengan penuh keyakinan.(Rizhar/BU)

Tag: komunitas sepedanaik gunung dengan sepeda onthelronny hartono
KirimBagikanTweetBagikan
Pos Sebelumnya

Untirta Education Expo Hari Kedua Masih Sepi Pengunjung

Pos Selanjutnya

Suara Harapan Mahasiswa Untuk Usia Baru Untirta

BERITA TERKAIT

Bakso Ikan Ulfa, Melestarikan Keabadian

Bakso Ikan Ulfa, Melestarikan Keabadian

1 Agu. 2023
94
Tukang Sol Sepatu yang Tersingkirkan Taman Bunga

Tukang Sol Sepatu yang Tersingkirkan Taman Bunga

15 Jul. 2023
62
Pos Selanjutnya
Suara Harapan Mahasiswa Untuk Usia Baru Untirta

Suara Harapan Mahasiswa Untuk Usia Baru Untirta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Non Formal Fest 2017 : Malam Puncak  Milad PLS Ke-35

Non Formal Fest 2017 : Malam Puncak Milad PLS Ke-35

26 Okt. 2017
86
Satu “Lagi” Fakultas Baru di Untirta

Satu “Lagi” Fakultas Baru di Untirta

24 Feb. 2016
264

Berita Populer

Batas Pembayaran UKT Dimajukan, Mahasiswa Soroti Ketidaksesuaian Kalender Akademik

Batas Pembayaran UKT Dimajukan, Mahasiswa Soroti Ketidaksesuaian Kalender Akademik

15 Jan. 2026
106
Hapus Penangguhan UKT, Untirta Tetapkan Biaya Cuti 50%

Hapus Penangguhan UKT, Untirta Tetapkan Biaya Cuti 50%

15 Jan. 2026
92
Tragedi Kawin

Tragedi Kawin

20 Mei. 2022
3.4k
Mulai Tahun 2026 Untirta Resmi Hapus Penangguhan UKT

Mulai Tahun 2026 Untirta Resmi Hapus Penangguhan UKT

27 Agu. 2025
293
KUHP dan KUHAP Resmi Berlaku, Tandai Babak Baru Hukum Pidana

KUHP dan KUHAP Resmi Berlaku, Tandai Babak Baru Hukum Pidana

10 Jan. 2026
27
Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

5 Mei. 2024
4.3k

Komentar Terkini

  • Informatika pada Tim PVTE FKIP Untirta Raih Top 5 Inovator Nasional
  • - pada Dorong Pertanian Modern, PLPH 6 Untirta Gelar Seminar Hidroponik
  • Wyndjo pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumsar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum

BidikUtama.com

Redaksi Bidik Utama menerima karya berupa cerpen, opini, dan resensi. Karya disertai identitas pengirim berupa nama dan asal instansi/Universitas. Karya yang telah masuk menjadi milik redaksi. Dikirim melalui email ke redaksi@bidikutama.com

Kategori

  • Akademik
  • Berita Mahasiswa
  • bidikutama
  • Cerita Pendek
  • Feature
  • FKIP
  • Hardnews
  • Inspirasi
  • IOC
  • Jalan-Jalan
  • Karya Mahasiswa
  • Opini
  • Portugis
  • Prestasi Mahasiswa
  • Puisi
  • Resensi
  • softnews
  • Sosok
  • Suara Kita
  • Sudah Tahukah?
  • Tentang Bidik Utama
  • Usaha Mahasiswa
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio