• Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Rabu, 20 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
SUBSCRIBE
BidikUtama.com
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
BidikUtama.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
  • Inspirasi
  • Jalan-Jalan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
Beranda Jalan-Jalan

Keindahan Mangrove Dibalik Padatnya Ibukota

22 Sep. 2014
pada Jalan-Jalan
0
Keindahan Mangrove Dibalik Padatnya Ibukota

Salah satu Jembatan kayu di Taman Wisata Alam Mangrove. (Foto Diandini)

243
DILIHAT
Bagikan

Bidikutama.com – Terkejut. Ya, itulah reaksi saya ketika diajak seorang sahabat untuk mengunjungi ‘Ecotourism’, sebuah tempat di Utara Kota Jakarta pada bulan lalu. Tempat yang kini menjadi buah bibir, bukan untuk wisata kuliner melainkan wisata alam.

Tak banyak info yang didapat tentang tempat tersebut. Berbekal informasi minim dari website, saya mencoba menelusuri dengan slow but sure (santai tapi pasti.Pasti sampai hahaha).

Sambil mengisi masa libur yang bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-69, sayastart menuju lokasi dari rumah di Tangerang pukul 09.00 WIB dengan menggunakan kendaraan umum #SerasaBackpackerGaSih? Hehe.

Weleh-weleh.. kalian yang belum tau daerah sekitar Jakarta Utara, akses ke lokasi ini susah ternyata. Nyasar pun bukan menjadi hal yang aneh lagi. Eits, buat kalian yang ingin kesini, sebaiknya cari tau info atau browsing dulu ya.

Taman Wisata Alam (TWA) Mangrove, tempat ini terletak tepat di depan salah satu sisi dari Komplek Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia yang berdiri megah. Pada akhirnya saya tiba satu setengah jam sebelum dzuhur.

“Welcome to Taman Wisata Alam Mangrove”

Berlokasi di Pantai Indah Kapuk, tempat ini menyimpan pemandangan hutan mangrove atau bakau yang jarang kalian temui di Ibukota. ‘Back to Nature’, istilah tersebut nampaknya sangat cocok untuk menikmati keindahan yang dipertontonkan asli oleh alam ini.

Salah satu spot di Taman Wisata Alam Mangrove Jakarta Utara.(Foto:Diandini)
Salah satu spot di Taman Wisata Alam Mangrove Jakarta Utara.(Foto:Diandini)
Jembatan gantung yang terdapat di Taman Wisata Alam Mangrove Jakarta Utara. (Foto:Diandini)
Jembatan gantung yang terdapat di Taman Wisata Alam Mangrove Jakarta Utara. (Foto:Diandini)

Masih ingat gak, apa itu tanaman mangrove?

Hayoooo, ini pelajaran di waktu SD loh. Mangrove itu merupakan sejenis tanaman atau pohon yang berfungsi sebagai penyerap air dan penahan erosi. Nah, sudah tau kan sekarang?

Dengan biaya masuk yang variatif, relatif murah dan terjangkau, yaitu Rp 25.000,- untuk orang dewasa, Rp 10.000,- untuk anak-anak dan mobil, Rp 5.000,- untuk motor. Saya bergegas masuk dan disambut oleh bangunan rumah ibadah dari kayu yang berdiri kokoh diatas air.

Berjalan terus ke dalam, ternyata berpapasan dengan pintu masuk kedua. Oh iya, buat kalian yang belum tau nih. Di TWA ini para pengunjung dilarang membawa kamera pocket, kamera digital, DSLR, atau sejenisnya. Karena nanti akan dikenakan denda sampai Rp 1.000.000,- hmmmm lumayan lah. Dan bagi kalian yang terlanjur membawa kamera, bisa dititipkan di tempat penitipan. Tapi jangan khawatir. Pengunjung hanya diperbolehkan memotret dengan kamera HandPhone (HP).

Tersedianya pelayanan fasilitas dan kenyamanan yang diberikan oleh pengelola TWA ini, seperti restaurant, cafe, mushola, toilet dan arena bermain anak, kawasan outbond, wisata hutan, wisata air, lapangan olahraga, penginapan hingga tempat perkemahan, dan yang ingin menanam bibit mangrove dan melakukan penelitian disini juga bisa.

“Keren!”, itulah sapaanku pada mereka (baca: alam)

Tepatnya di bawah terik matahari, di saat kepala terasa diguyur pasir pijar dari langit, saya terus melaju pada keindahan view di tempat ini. Oh iya, ke-eksis-an tempat ini sudah gak diragukan lagi dikalangan photographer, khususnya wedding photographer. Dan bagi yang ingin foto prawed di tempat ini dikenakan biaya Rp 1.000.000,- untuk sewa lokasi. Namun itu semua akan terbayarkan oleh cantiknya pemandangan di TWA ini.

Menyusuri jalan setapak berkayu yang super panjang dengan view yang gak kalah keren,nih!

Jalan setapak yang cukup panjang di dalam Hutan Mangrove (Foto: Diandini)
Jalan setapak yang cukup panjang di dalam Hutan Mangrove (Foto: Diandini)

Tempat ini bisa dijadikan referensi liburan kalian. Bukan hanya dengan keindahan asli alamnya, melainkan disini kita dapat belajar dan memahami tentang alam dan lingkungan agar kita lebih bijaksana lagi dalam merawat dan menjaganya.

Karena Indonesia sebagai salah satu Negara dengan hutan mangrove terluas di dunia, jadi sayang banget kalo kalian melewatkan kawasan TWA ini. Yuk, cuuuuuusssss!

Diandini S. Putri

LPM Bidik Utama 2012

Tag: jalan jalanmangrove jakarta utarataman wisata alam
KirimBagikanTweetBagikan
Pos Sebelumnya

BEM Faperta Ajak Mahasiswa Lebih Peduli Terhadap Pertanian

Pos Selanjutnya

Untirta Education Expo Hari Kedua Masih Sepi Pengunjung

BERITA TERKAIT

Soft Launching LRT Rp1 Beserta  Tiket Ancol Gratis HUT Jakarta

Soft Launching LRT Rp1 Beserta Tiket Ancol Gratis HUT Jakarta

3 Jun. 2023
91
6 Rekomendasi Kafe di Serang, Wajib Masuk Daftar Favoritmu!

6 Rekomendasi Kafe di Serang, Wajib Masuk Daftar Favoritmu!

22 Mei. 2021
927
Pos Selanjutnya
Untirta Education Expo Hari Kedua Masih Sepi Pengunjung

Untirta Education Expo Hari Kedua Masih Sepi Pengunjung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Himakom Sampaikan Aspirasi Sivitas Akademika ke Prodi

Himakom Sampaikan Aspirasi Sivitas Akademika ke Prodi

28 Jan. 2021
166
Kokok: Milenial Akan Tetap Gembira

Kokok: Milenial Akan Tetap Gembira

6 Mei. 2019
45

Berita Populer

Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

5 Mei. 2024
5.1k
Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

11 Apr. 2022
948
Identitas Anonim: Menfess Jadi Ruang Curhat Favorit Mahasiswa Untirta

Identitas Anonim: Menfess Jadi Ruang Curhat Favorit Mahasiswa Untirta

16 Mei. 2026
39
Putusan Hakim pada Kasus Harvey Moeis, Sudah Tepatkah?

Putusan Hakim pada Kasus Harvey Moeis, Sudah Tepatkah?

31 Des. 2024
883
Alasan Orang Saling Sayang, Tapi Enggak Pacaran

Alasan Orang Saling Sayang, Tapi Enggak Pacaran

8 Mei. 2021
3.3k
Tragedi Kawin

Tragedi Kawin

20 Mei. 2022
4.9k

Komentar Terkini

  • . pada Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya
  • Informatika pada Tim PVTE FKIP Untirta Raih Top 5 Inovator Nasional
  • - pada Dorong Pertanian Modern, PLPH 6 Untirta Gelar Seminar Hidroponik
  • Wyndjo pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumsar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum

BidikUtama.com

Redaksi Bidik Utama menerima karya berupa cerpen, opini, dan resensi. Karya disertai identitas pengirim berupa nama dan asal instansi/Universitas. Karya yang telah masuk menjadi milik redaksi. Dikirim melalui email ke redaksi@bidikutama.com

Kategori

  • Akademik
  • Berita Mahasiswa
  • bidikutama
  • Cerita Pendek
  • Feature
  • FKIP
  • Hardnews
  • Inspirasi
  • IOC
  • Jalan-Jalan
  • Karya Mahasiswa
  • Kepolisian
  • Opini
  • Portugis
  • Prestasi Mahasiswa
  • Puisi
  • Pusat Studi Kepolisian
  • Resensi
  • softnews
  • Sosok
  • Suara Kita
  • Sudah Tahukah?
  • Tentang Bidik Utama
  • Usaha Mahasiswa
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio