• Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Rabu, 22 April 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
SUBSCRIBE
BidikUtama.com
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
BidikUtama.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
  • Inspirasi
  • Jalan-Jalan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
Beranda Resensi

Kami (bukan) Sarjana Kertas – J.S. Khairen

27 Agu. 2023
pada Resensi
0
Kami (bukan) Sarjana Kertas – J.S. Khairen

Sumber : Mimbaruntan.com

443
DILIHAT
Bagikan

Bidikutama.com – Ada yang kuliah ikut-ikutan temannya, ada yang benar-benar niat kuliah untuk bisa jadi pegawai, ada yang dipaksa kuliah agar kelak kehidupannya tidak seperti orang tuanya, ada yang terpaksa karena ditolak di kampus impiannya dan ada yang berjuang kuliah di kampus swasta yang namanya tidak tersohor demi mencapai impiannya. (27/8)

Disini, di kampus UDEL (Universitas Daulat Eka Laksana), kampus yang tidak tersohor dibandingkan dengan kampus lainnya. Menceritakan kehidupan tujuh mahasiswa dengan latar belakang yang rumit serta tujuan dan impian yang berbeda.

Sebuah kelompok yang terdiri dari tujuh mahasiswa dengan satu dosen konseling diantaranya Ogi, Randi, dan Arko yang berasal dari Fakultas Komunikasi, Sania dan Juwisa berasal dari Fakultas Ekonomi, Gala berasal dari Fakultas Teknik dan Cath sendiri memilih melanjutkan studinya di Belanda serta Bu Lira dosen lulusan S3 Rekayasa Genetika Hewan di Amerika Serikat yang merupakan kakak dari Cath dan anak pemilik yayasan kampus UDEL.

Ogi, mahasiswa yang melawan rasa malas dan merupakan mahasiswa yang kuliahnya hanya ikut-ikutan temannya karena paksaan Randi Jauhari alias Ranjau, yang kalau ngomong campur-campur pakai bahasa inggris dan juga mengalami paksaan dari keluarga. Ranjau yang impiannya memiliki pekerjaan dengan gaji tinggi untuk mengangkat derajat kedua orang tuanya. Arko, mahasiswa rantauan yang mempunyai impian menjadi fotografer profesional. Gala, yang selalu dipaksa, tidak pernah bebas, yang diam-diam memiliki cita-cita mulia. Sania, yang ingin menjadi penyanyi sukses, tapi harus menguburkan cita-citanya demi kedua orang tuanya. Juwisa, yang selalu berusaha untuk mengubah nasib keluarganya dan Cath yang berjuang di negara lain untuk studinya.

Hari pertama masuk, mereka sudah digemparkan oleh bu Lira yang membawa kotak pizza besar dan koper hitam besar dimana para mahasiswa tidak tahu isi di dalam koper tersebut .Pizza kotak besar itu dibagikan kepada mahasiswa, ditengah-tengah melahap pizza, tiba-tiba bu Lira bertanya “Siapa yang merasa paling pintar disini? Silakan angkat tangan!”. Sontak membuat mahasiswa kebingungan.

Tetapi tidak ada satupun mahasiswa yang berani angkat tangan. Akhirnya bu Lira mengganti pertanyaannya “Kalau begitu, siapakah yang merasa paling bodoh disini? Silakan angkat tangan!”

Tanpa pikir panjang, Ogi langsung mengangkat tangannya. Memang Ogi menyadari bahwa dirinya adalah orang yang paling bodoh di ruangan ini. Akhirnya bu Lira menyuruhnya keluar disusul dengan bu Lira yang juga ikut keluar dan langsung menggembok pintu ruangan tersebut. Terjadi kericuhan di dalam ruangan tersebut, ternyata koper hitam besar tadi berisi tikus sehingga menyerang mahasiswa yang menikmati pizza di dalam ruangan. Bu Lira mengajak Ogi menonton kejadian tersebut di balik jendela.

“Masa menghadapi tiku-tikus busuk ini saja kalian tidak bisa. Apalagi menghadapi kejamnya dunia? Nanti setelah kalian lulus, diluar sana, dunia nyata jauh lebih menjijikkan daripada tikus-tikus ini! Mau jadi apa kalian setelah lulus? Sarjana kertas? Ngerasa pintar, hebat diatas kertas? Tapi menghadapi dunia nyata malah gak bisa? Kalian ini mahasiswa, bukan maha-sisa!”. (Hal 7.)

Membaca novel ini, seperti mendapat amunisi bahwa memang ada mimpi yang harus diperjuangkan. Novel ini sangat bagus bagi saya dan sangat menarik. Cerita ini memang fiktif, tetapi ada banyak hal yang bisa ditemukan di dunia nyata. Tentang mahasiswa yang berambisi, mahasiswa yang mengikuti alurnya, mahasiswa yang masih belum tahu apa yang harus dilakukan setelah lulus nanti, atau mungkin mahasiswa yang harus melawan egonya sendiri demi mencapai kesuksesan. Jadi kamu termasuk mahasiswa yang mana?

Kutipan favorit:

“Bisa jadi keandalan yang kita miliki ternyata bertujuan untuk memperbaiki sesuatu, menambah warna dalam hidup orang lain, yang hingga kini kita belum menyadarinya. Jangan pernah anggap apapun bakat yang kau miliki itu sia-sia.” (Hal. 207)

“Tantangan terberat adalah ketika kita bersedia untuk mendorong diri sendiri saat sudah berada di satu titik terbaik menurut versi kita.” (Hal. 338)

Penulis : Fatimah/BU
Editor : Gayatri/BU

Tag: Kehidupan kampusNovelsarjana
KirimBagikanTweetBagikan
Pos Sebelumnya

FIBA WORLD CUP INDONESIA TELAH RESMI DIBUKA

Pos Selanjutnya

Batman Effect, Sihir dalam Atasi Nervous-nya Para Bintang

BERITA TERKAIT

Tenggelam Dalam Diam Dari Pesisir Pantai 

Tenggelam Dalam Diam Dari Pesisir Pantai 

17 Apr. 2026
10
Realitas Pahit Nelayan dalam Dokumenter “Angin Timur”

Realitas Pahit Nelayan dalam Dokumenter “Angin Timur”

27 Mar. 2026
18
Pos Selanjutnya
Batman Effect, Sihir dalam Atasi Nervous-nya Para Bintang

Batman Effect, Sihir dalam Atasi Nervous-nya Para Bintang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Pemilik Lahan Tak Ingin Perpanjang, Parkiran Pindah

Pemilik Lahan Tak Ingin Perpanjang, Parkiran Pindah

30 Mar. 2018
249
Wisuda Gelombang 2 Akan Dilaksanakan di Kampus Sindangsari

Wisuda Gelombang 2 Akan Dilaksanakan di Kampus Sindangsari

30 Mei. 2019
369

Berita Populer

Untirta Resmi Tetapkan DO Pelaku KS Terduga Mahasiswa FEB

Untirta Resmi Tetapkan DO Pelaku KS Terduga Mahasiswa FEB

16 Apr. 2026
89
Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

5 Mei. 2024
4.8k
DPM FEB Untirta Tegaskan Pelaku Pelecehan Bukan Anggota Aktif

DPM FEB Untirta Tegaskan Pelaku Pelecehan Bukan Anggota Aktif

1 Apr. 2026
243
Terjadi Lagi, Smart Gate Untirta Error Sebabkan Antrean Panjang

Terjadi Lagi, Smart Gate Untirta Error Sebabkan Antrean Panjang

16 Apr. 2026
46
Bahas Ketahanan Pangan, Himagron Untirta Gelar Pertemuan Wilayah II

Bahas Ketahanan Pangan, Himagron Untirta Gelar Pertemuan Wilayah II

19 Apr. 2026
32
Sekolah Inklusi Menolak Siswa Disabilitas, Dimana Letak Keadilan?

Sekolah Inklusi Menolak Siswa Disabilitas, Dimana Letak Keadilan?

2 Jul. 2025
458

Komentar Terkini

  • Informatika pada Tim PVTE FKIP Untirta Raih Top 5 Inovator Nasional
  • - pada Dorong Pertanian Modern, PLPH 6 Untirta Gelar Seminar Hidroponik
  • Wyndjo pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumsar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum

BidikUtama.com

Redaksi Bidik Utama menerima karya berupa cerpen, opini, dan resensi. Karya disertai identitas pengirim berupa nama dan asal instansi/Universitas. Karya yang telah masuk menjadi milik redaksi. Dikirim melalui email ke redaksi@bidikutama.com

Kategori

  • Akademik
  • Berita Mahasiswa
  • bidikutama
  • Cerita Pendek
  • Feature
  • FKIP
  • Hardnews
  • Inspirasi
  • IOC
  • Jalan-Jalan
  • Karya Mahasiswa
  • Kepolisian
  • Opini
  • Portugis
  • Prestasi Mahasiswa
  • Puisi
  • Pusat Studi Kepolisian
  • Resensi
  • softnews
  • Sosok
  • Suara Kita
  • Sudah Tahukah?
  • Tentang Bidik Utama
  • Usaha Mahasiswa
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio