Bidikutama.com — Bulan Ramadan sering kali diidentikkan dengan rasa lemas dan kantuk yang melanda di siang hari. Tak jarang, produktivitas terasa menurun karena harus menahan lapar dan dahaga sejak terbit fajar hingga matahari terbenam. Senin (23/2)
Dilansir dari rspondokindah.co.id, puasa yang dilakukan dengan benar menjadi momen detoks alami membawa segudang manfaat membuat fisik dan mental menjadi lebih bugar. Alih-alih membuat tubuh tumbang, puasa justru memicu berbagai mekanisme perbaikan sel di dalam tubuh.
Berikut manfaat dari puasa, diantaranya:
1. Sistem Imun Makin Kuat
Banyak yang mengira puasa membuat daya tahan tubuh menurun. Faktanya, berpuasa selama lebih dari 10 jam justru membantu memperbaiki sistem kekebalan. Saat perut kosong, sel-sel imun didorong untuk bekerja lebih efisien dalam mendaur ulang sel yang rusak dan melawan infeksi.
2. Adaptasi Metabolisme dan Detoksifikasi Alami
Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Klinik Utama Kedokteran Nuklir Serpong BRIN, dr. Artati Murwaningrum, menjelaskan bahwa puasa memaksa tubuh beradaptasi dengan jeda makan yang panjang. Sistemnya ternyata sangat mirip dengan tren intermittent fasting dengan berpuasa, sistem pencernaan diberi waktu istirahat yang cukup untuk membersihkan diri dari zat-zat tidak berguna, sehingga terjadi proses detoksifikasi alami.
3. Rem Alami untuk Nafsu Makan
Perubahan porsi makan yang cenderung mengecil saat bulan puasa berkaitan dengan perubahan hormon dalan tubuh. Selama berpuasa, produksi ghrelin sebagai pemicu rasa lapar menurun, sementara hormon leptin yang memberi sinyal kenyang meningkat, sehingga tubuh lebih terlatih mengontrol asupan makanan sehari-hari.
4. Menjaga Detak Jantung Tetap Prima
Tak hanya mengendalikan berat badan, puasa ternyata menjadi teman baik bagi kardiovaskular. Selama berpuasa, tubuh akan beradaptasi dengan menurunkan Low-Density Lipoprotein (LDI) atau yang kerap dikenal sebagai kolesterol jahat. Selain itu, tekanan darah juga menjadi lebih stabil, sehingga risiko penyakit jantung ikut menurun.
5. Fokus Meningkat, Stress Mereda
Manfaat puasa tak hanya pada urusan fisik, melainkan merambah ke kesehatan mental. Secara biologis, puasa membantu menekan produksi hormon stres di dalam tubuh. Sejalan dengan pandangan dr. Artati yang menyebut puasa sebagai momen tepat untuk menenangkan diri dan mengurangi beban pikiran. Hasilnya, pikiran menjadi lebih tenang, rasa cemas berkurang, dan kemampuan otak untuk fokus justru bisa menjadi lebih tajam.
Meski menyimpan banyak keajaiban, sederet manfaat ini tentu tidak bisa didapatkan jika pola makan saat berbuka dan sahur justru sembarangan. Pemilihan asupan bergizi seimbang saat sahur dan berbuka, disertai pemenuhan cairan juga istirahat yang baik, berperan penting dalam menjaga kestabilan energi tubuh.
Penulis: Aura/BU
Editor: Aqila/BU










