• Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Rabu, 14 Januari 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
SUBSCRIBE
BidikUtama.com
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
BidikUtama.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
  • Inspirasi
  • Jalan-Jalan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
Beranda Akademik Opini

Belajar dari Manajemen Krisis Perusahaan Singapore Airlines Atas Peristiwa Pesawat Turbulensi

25 Mei. 2024
pada Opini, Sudah Tahukah?
0
Belajar dari Manajemen Krisis Perusahaan Singapore Airlines Atas Peristiwa Pesawat Turbulensi

Sumber : singaporeairlines.com

292
DILIHAT
Bagikan

Bidikutama.com – Pesawat Boeing 777-300ER milik Singapore Airlines mengalami guncangan hebat atau biasa disebut turbulensi pada hari Selasa (21/5/2024) dengan penerbangan dari London menuju Singapura. Pesawat dengan total 211 penumpang dan 18 kru tersebut harus mendarat darurat di Bangkok atas peristiwa yang mereka alami. Akibat kejadian turbulensi tersebut, sebagian penumpang mengalami luka – luka dan satu orang dikabarkan meninggal dunia akibat serangan jantung. Sabtu (25/5)

Tentu kejadian ini meramaikan pemberitaan, karena sebelumnya dilansir dari berita CNN Indonesia, perusahaan Singapore Airlines baru saja mengumumkan akan memberikan bonus hampir 8 bulan gaji, menyusul rekor pendapatan maskapai selama dua tahun berturut-turut. Mengalami masalah turbulensi hebat, pihak dari Singapore Airlines langsung mengeluarkan statement yang diwakilkan langsung oleh CEO Singapore Airlines yaitu Goh Choon Phong. Dalam press release, Goh Choon Phong mengatakan bela sungkawa terhadap keluarga dan orang terkasih dari korban meninggal.

Ia juga meminta maaf atas kejadian yang menimpa penerbangan pesawat SQ321 Singapore Airlines. Pihaknya menyesal karena pengalaman traumatis harus dirasakan oleh penumpang dan awak pesawat SQ321 tersebut. Goh Choon Phong mengatakan bahwa perusahaan berupaya terus berkomunikasi dengan semua penumpang dan awak pesawat yang menjadi korban yang masih berada di Bangkok dan mengerahkan staff khusus untuk memberikan dukungan serta bantuan yang diperlukan kepada setiap penumpang.

Tentu yang dilakukan oleh Singapore Airlines dan CEO Goh Choon Phong sesuatu yang sudah dilakukan saat krisis itu terjadi, menurut Kriyantono (2015), prinsip pertama dalam manajemen krisis yaitu berorientasi terhadap keselamatan publik, Public Relations menerapkan strategi komunikasi krisis dengan rancangan berikut:

  1. Mengurangi resiko muncul kepanikan public
  2. Mengurangi kekhawatiran yang dirasakan public
  3. Mengurangi spekulasi – spekulasi khususnya di awal – awal krisis
  4. Melindungi perusahaan dari kritik – kritik spekulasi, yang biasanya muncul dari diskusi publik yang ada di media massa
  5. Bersifat dapat dipercaya (accountability), terbuka (disclosure) dan komunikasi berbasis keseimbangan kepentingan (symmetrical communication)
  6. Didesain untuk meminimalkan kerusakan pada citra organisasi

Hal yang dilakukan oleh pihak Singapore Airlines demi meredam kepanikan yang timbul di masyarakat. Maskapai asal Singapura ini memiliki citra baik di dunia, saat terjadi krisis maskapai ini pun akan diragukan keselamatannya oleh masyarakat. Prinsip dan langkah yang langsung dilakukan pihak maskapai sudah dirasa baik dan dapat diterima oleh masyarakat. Dalam buku Strategi Public Relations (Wasesa, 2013) sikap dasar saat menghadapi krisis tidak menyalahkan pihak tertentu atau mencari kambing hitam, alih – alih mencari siapa yang salah atas peristiwa, suatu perusahaan seharusnya mencari siapa yang paling berjasa dalam krisis.

Saat krisis terjadi pada peristiwa turbulensi Singapura Airlines ini, CEO Goh Chong Phong langsung turun tangan mengeluarkan klarifikasi permintaan maaf kepada masyarakat dan korban, ia pun langsung mengeluarkan statement untuk menanggulangi permasalahan yang terjadi. Klarifikasi ini perlu untuk kembali mendudukkan persoalan yang sebenarnya terjadi. Kunci utama klarifikasi adalah kronologis peristiwa, penjelasan atas masalah yang muncul. Dengan adanya klarifikasi seperti ini, media dan masyarakat pun mengetahui di mana terjadinya sumber krisis.

Krisis yang dihadapi perusahaan merupakan kasus yang serius, sebab itu suatu perusahaan yang mengalami krisis harus bersungguh – sungguh dalam menanggulanginya. Steven Fink (dalam Silviani, 2020) membagi tahapan krisis menjadi 4 tahap sebagai berikut:

  1. Tahap Prodromal, dimana awal di mana muncul tanda – tanda peringatan akan munculnya krisis atau biasa disebut pra krisis. Pada kasus Singapura Airlines ini sulit mengidentifikasi pra krisis ini, karena turbulensi parah yang terjadi selasa (21/5/2024) lalu ini diduga para pakar akibat cuaca cerah.
  2. Tahap akut, dimana sekali tanda saja sudah dikirimkan dan dibiarkan hingga dari tahap prodromal berpindah ke tahap akut sehingga bisa dipastikan tidak bisa kembali ke titik awal dan beberapa sudah muncul kerusakan.
  3. Tahap Kronis, sebagai tahap bersih – bersih, tahap ini mulailah organisasi membersihkan kerusakan yang terjadi terhadap nama perusahaan. Tahap ini juga disebut sebagai tahap post mortem. Biasanya pada tahap ini terdapat audit atau investigasi dengan memakan waktu yang panjang
  4. Tahap Resolusi Krisis, pada tahap ini dijelaskan organisasi mulai pulih dan membaik. Meski begitu perusahaan harus waspada akan terjadinya krisis kembali pada masa depan.

 

Penulis : Sri Dayanti/Mahasiswa Pascasarjana UPN Veteran Jakarta
Editor : Alvina/BU

Tag: Berita Mahasiswaberita untirtaManajemen krisisopiniSingapore AirlinesTurbulensi pesawat
KirimBagikanTweetBagikan
Pos Sebelumnya

19 Tahun Berkarya, UKM Jurnalistik Untirta Rayakan Milad

Pos Selanjutnya

Uang Jajan Makin Hemat dengan Ilmu Matematika 

BERITA TERKAIT

Kemenkes Deteksi 62 Kasus Influenza A (H3N2) Subclade K di Indonesia

Kemenkes Deteksi 62 Kasus Influenza A (H3N2) Subclade K di Indonesia

10 Jan. 2026
16
Denda Rp109 Triliun Belum Cukup Tanpa Reformasi Hukum Kuat

Denda Rp109 Triliun Belum Cukup Tanpa Reformasi Hukum Kuat

31 Des. 2025
37
Pos Selanjutnya
Uang Jajan Makin Hemat dengan Ilmu Matematika 

Uang Jajan Makin Hemat dengan Ilmu Matematika 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Marak Pencurian di Wilayah Kampus Pakupatan WR II Beri Tanggapan

Marak Pencurian di Wilayah Kampus Pakupatan WR II Beri Tanggapan

2 Mar. 2023
258
Hadiah Semangat dari Seorang Penegak Kebersihan

Hadiah Semangat dari Seorang Penegak Kebersihan

4 Okt. 2016
72

Berita Populer

Tragedi Kawin

Tragedi Kawin

20 Mei. 2022
3.3k
Kisah Hidup Buya Hamka Menurut Cerita Sang Anak Bungsu

Kisah Hidup Buya Hamka Menurut Cerita Sang Anak Bungsu

23 Nov. 2023
2.2k
Mulai Tahun 2026 Untirta Resmi Hapus Penangguhan UKT

Mulai Tahun 2026 Untirta Resmi Hapus Penangguhan UKT

27 Agu. 2025
286
Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

11 Apr. 2022
299
Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

5 Mei. 2024
4.2k
KUHP dan KUHAP Resmi Berlaku, Tandai Babak Baru Hukum Pidana

KUHP dan KUHAP Resmi Berlaku, Tandai Babak Baru Hukum Pidana

10 Jan. 2026
22

Komentar Terkini

  • Informatika pada Tim PVTE FKIP Untirta Raih Top 5 Inovator Nasional
  • - pada Dorong Pertanian Modern, PLPH 6 Untirta Gelar Seminar Hidroponik
  • Wyndjo pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumsar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum

BidikUtama.com

Redaksi Bidik Utama menerima karya berupa cerpen, opini, dan resensi. Karya disertai identitas pengirim berupa nama dan asal instansi/Universitas. Karya yang telah masuk menjadi milik redaksi. Dikirim melalui email ke redaksi@bidikutama.com

Kategori

  • Akademik
  • Berita Mahasiswa
  • bidikutama
  • Cerita Pendek
  • Feature
  • FKIP
  • Hardnews
  • Inspirasi
  • IOC
  • Jalan-Jalan
  • Karya Mahasiswa
  • Opini
  • Portugis
  • Prestasi Mahasiswa
  • Puisi
  • Resensi
  • softnews
  • Sosok
  • Suara Kita
  • Sudah Tahukah?
  • Tentang Bidik Utama
  • Usaha Mahasiswa
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio