• Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Rabu, 13 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
SUBSCRIBE
BidikUtama.com
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
BidikUtama.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
  • Inspirasi
  • Jalan-Jalan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
Beranda Akademik Opini

Kesadaran Palsu Manusia Dunia Matrix

23 Sep. 2016
pada Opini, Sudah Tahukah?
0
Kesadaran Palsu Manusia Dunia Matrix

foto:NET

431
DILIHAT
Bagikan

Bidikutama.com – Mungkin kita akan intermezzo dahulu dengan film atau novel matrix yang terkenal di akhir tahun 90-an. Film atau novelnya menjelaskan bahwa kehidupan manusia sudah diambang batas yang tidak bisa terelakkan karena terciptanya sebuah mesin yang ingin menguasai dunia. Manusia pada cerita tersebut dibenturkan dengan ciptaannya sendiri. Mesin terbilang berhasil untuk mencapai tujuan awalnya, di mana alat mekanik ini diciptakan untuk membantu aktivitas manusia. Namun dewasa ini, mesin membuat kesadaran palsu bagi manusia itu sendiri.

Mesin pada dasarnya hidup dengan bahan bakar yang di fermentasi dari fosil. Fosil merupakan sisa tulang-belulang yang tertanam lama di dalam tanah yang pada akhir bisa di jadikan bahan bakar. Di mana pada akhirnya bisa menumbalkan manusia  untuk jadi bahan bakarnya, karena manusia bisa dikatakan sebagai makhluk hidup yang bertulang.

Dan dalam cerita itu mesin mencoba membuat sesuatu yang membuat manusia hidup hingga dewasa dengan memberikan kesadaran palsu yang dinamakan dengan Matrix. Dengan demikian, kesadaran palsu yang dinamakan matrix sudah bisa dirasakan pada kehidupan kita sekarang. Hidup manusia banyak ketergantungan oleh banyak ciptaan mesin yang memerlukan bahan bakar dan memaksa manusia sendiri untuk mengeruk bagian bumi sehingga terpenuhinya ketergantungan terhadap mesin.

Tanpa mengikuti film atau novel matrix, pada kenyataannya kehidupan manusia memang telah menuju ke arah sana. Saat ini, banyak kita melihat manusia-manusia tidak bisa membedakan antara kebutuhan (needs) dan hasrat (desire). Dengan demikian, pembenahan kehidupan sangat diperlukan untuk kebaikan kehidupan di masa yang akan datang.

Oleh karena itu, kesadaran palsu pada era modern seperti sekarang ini sudah menciptakan manusia seperti mesin. Manusia-manusia seperti mesin atau manusia yang mempermesinkan manusia inilah yang melunturkan kadar manusia sebagai mahluk beradab.

Kesadaran palsu yang telah menyebar ini yang merubah nilai guna dari suatu barang berubah menjadi nilai tanda seperti yang dikatakan  Jean Baudrillad dalam fokus kajian cultural studies. Sebagai contoh, seseorang membeli alat bantu telekomunikasi seperti handphone tidak didasarkan atas kegunaannya untuk berkomunikasi namun lebih pada tanda yang berharap ada opini-opini positif di lingkungannyamengenai handphonetersebut. Terlihat bahwa dalam kasus ini nilai guna sudah tidak terlalu dipedulikan lagi. Cara pandang seperti ini terhadap mesin atau alat akan menimbulkan pemborosan apabila mesin atau alat itu memerlukan bahan bakar yang tidak dapat di daur ulang.

Mungkin kerusakan terhadap perabadan, bila didasari dengan budaya yang berlandasankan kemanusiaan akan sedikit minim. “Cogito Ergo Sum” ~ berfikirlah maka engkau ada~ Kata-kata Rene Descartes ini pun akan hidup kembali dan menjadi semangat dalam menjalani kehidupan sebagai manusia.Sehingga tidak ada lagi manusia-manusia yang ada di dunia Matrix.

Penulis : Robi Muhamad Rajab/Kontributor

Editor : Alfiyanita/BU

Tag: bantenduniamatrixfilmmatrixkesadaranpalsumanusiajamansekarangopiniserang
KirimBagikanTweetBagikan
Pos Sebelumnya

Untirta Mulai Kebudayaan Religi dengan Solat Id Bersama

Pos Selanjutnya

Aksaraku, Aksaramu Haruskah Berbeda

BERITA TERKAIT

Ketika Prodi Diukur dari Pasar, Pendidikan Menjadi Komoditas

Ketika Prodi Diukur dari Pasar, Pendidikan Menjadi Komoditas

7 Mei. 2026
15
Efisiensi vs Kedangkalan Nalar, Dilema AI di Kalangan Mahasiswa

Efisiensi vs Kedangkalan Nalar, Dilema AI di Kalangan Mahasiswa

22 Apr. 2026
26
Pos Selanjutnya

Aksaraku, Aksaramu Haruskah Berbeda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Pemberlakuan Jam Malam Dikeluhkan, Ini Jawaban WR 2

Pemberlakuan Jam Malam Dikeluhkan, Ini Jawaban WR 2

19 Jun. 2022
241
Transjakarta Rencanakan Kenaikan Tarif dalam Waktu Dekat

Transjakarta Rencanakan Kenaikan Tarif dalam Waktu Dekat

31 Okt. 2025
12

Berita Populer

Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

5 Mei. 2024
5k
Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

11 Apr. 2022
886
Sekolah Inklusi Menolak Siswa Disabilitas, Dimana Letak Keadilan?

Sekolah Inklusi Menolak Siswa Disabilitas, Dimana Letak Keadilan?

2 Jul. 2025
541
Alasan Orang Saling Sayang, Tapi Enggak Pacaran

Alasan Orang Saling Sayang, Tapi Enggak Pacaran

8 Mei. 2021
3.3k
Dijamin Keren! Ini 5 Rekomendasi Buku Nonfiksi

Dijamin Keren! Ini 5 Rekomendasi Buku Nonfiksi

22 Feb. 2021
999
Tragedi Kawin

Tragedi Kawin

20 Mei. 2022
4.9k

Komentar Terkini

  • Informatika pada Tim PVTE FKIP Untirta Raih Top 5 Inovator Nasional
  • - pada Dorong Pertanian Modern, PLPH 6 Untirta Gelar Seminar Hidroponik
  • Wyndjo pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumsar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum

BidikUtama.com

Redaksi Bidik Utama menerima karya berupa cerpen, opini, dan resensi. Karya disertai identitas pengirim berupa nama dan asal instansi/Universitas. Karya yang telah masuk menjadi milik redaksi. Dikirim melalui email ke redaksi@bidikutama.com

Kategori

  • Akademik
  • Berita Mahasiswa
  • bidikutama
  • Cerita Pendek
  • Feature
  • FKIP
  • Hardnews
  • Inspirasi
  • IOC
  • Jalan-Jalan
  • Karya Mahasiswa
  • Kepolisian
  • Opini
  • Portugis
  • Prestasi Mahasiswa
  • Puisi
  • Pusat Studi Kepolisian
  • Resensi
  • softnews
  • Sosok
  • Suara Kita
  • Sudah Tahukah?
  • Tentang Bidik Utama
  • Usaha Mahasiswa
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio