• Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Senin, 12 Januari 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
SUBSCRIBE
BidikUtama.com
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
BidikUtama.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
  • Inspirasi
  • Jalan-Jalan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
Beranda Akademik Opini

Komoditas Utama dengan Nilai Tertinggi dalam Media

7 Okt. 2024
pada Opini, Sudah Tahukah?
0
Komoditas Utama dengan Nilai Tertinggi dalam Media

Sumber : freepik

65
DILIHAT
Bagikan

Bidikutama.com – Media memiliki kekuatan untuk menaikan tingkat minat beli di dalam masyarakat, sehingga penetrasi media baru tidak dapat dihindarkan. Namun jika kita tilik balik dengan seksama, tidak selalu barang yang diniagakan dalam media. Kamis (5/9)

Jauh sebelum media sosial menjadi kebutuhan dasar generasi milenial hingga generasi alpha, media audio visual (televisi) berada di puncak kepercayaan masyarakat paling tinggi, mungkin diatas percaya kepada Tuhan. Oleh karena itu, tidak sedikit perusahaan yang menayangkan iklan produknya di televisi untuk menarik perhatian masyarakat. Namun, iklan tidak akan pernah terlepas dari sebuah konstruksi, termasuk di dalamnya konstruksi perempuan dalam iklan.

Sebagai salah satu contoh adalah iklan pelembut pakaian, di mana hanya ada satu pemeran wanita dengan berbagai adegan close up selama iklan berlangsung. Kata kunci seperti kelembutan, keharuman selalu dipadukan dengan visual bagian dari tubuh wanita. Jika bisa dipertanyakan, apa hubungannya? Padahal barang yang hendak diniagakan adalah pelembut pakaian, bukan kelembutan kulit wanita pemeran iklan. Lantas mengapa?

Mengapa kemudian tidak hanya satu barang komoditi yang diperankan oleh wanita? Jika kita memberikan perhatian sedikit lebih banyak, rokok merupakan barang identik dengan kebutuhan pria, bukan wanita, walaupun tidak dapat dipungkiri wanita juga mengkonsumsi rokok sebagai kebutuhan. Namun bukan itu poin utamanya, melainkan mengapa komoditi barang yang target pasarnya cenderung kepada pria, kemudian menggunakan pemeran wanita dengan visual dan slogan yang erotis?

Dua pertanyaan diatas dapat diketahui jawabannya hanya jika kita menggunakan kacamata kritisme, dalam filsafat disebut demikian. Hal yang perlu diyakini dalam perihal ini adalah iklan merupakan suatu hal yang bersifat konstruktif, namun lagi dan lagi yang dipertanyakan mengapa banyak sekali keterlibatan wanita dan tubuhnya di dalam iklan? Yang bahkan sama sekali tidak memiliki keterkaitan antar barang yang ingin diniagakan dengan pemerannya. Bahkan, tidak sedikit barang yang mendapatkan positioning di masyarakat karena penempatan perempuan dalam pemasarannya.

Dari sedikitnya contoh yang ada, membuktikan bahwa pelembut pakaian dan rokok memiliki daya minat beli yang tinggi hingga saat ini. Apakah kedua contoh barang ini memang diperlukan oleh masyarakat? Ataukah masyarakat tetap membeli kedua barang ini karena erotisme yang ditonjolkan?

Di dunia ini memang tidak ada hal yang pasti, akan selalu ada bantahan yang melahirkan jawaban baru. Namun, dari sedikit banyaknya kasus iklan di dalam media yang memerankan wanita, tentu hal ini melahirkan suatu keyakinan bahwa wanita merupakan komoditas utama yang memiliki daya jual tinggi dalam media.

 

Penulis : Ipah Alya F/Mahasiswi Ilmu Komunikasi Untirta

Editor : Ardhilah/BU

Tag: Berita Mahasiswaberita untirtaKomoditas utamamediaNilai tertinggiopini mahasiswa
KirimBagikanTweetBagikan
Pos Sebelumnya

Ormawa FKIP Lakukan Aksi di Depan Gedung Dekanat 

Pos Selanjutnya

Untirta Targetkan Raih Sertifikasi ISO Demi Tingkatkan Mutu Akademik

BERITA TERKAIT

Kemenkes Deteksi 62 Kasus Influenza A (H3N2) Subclade K di Indonesia

Kemenkes Deteksi 62 Kasus Influenza A (H3N2) Subclade K di Indonesia

10 Jan. 2026
14
Denda Rp109 Triliun Belum Cukup Tanpa Reformasi Hukum Kuat

Denda Rp109 Triliun Belum Cukup Tanpa Reformasi Hukum Kuat

31 Des. 2025
36
Pos Selanjutnya
Untirta Targetkan Raih Sertifikasi ISO Demi Tingkatkan Mutu Akademik

Untirta Targetkan Raih Sertifikasi ISO Demi Tingkatkan Mutu Akademik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Lukisan Gua di Sulawesi Jadi Karya Seni Tertua di Dunia

Lukisan Gua di Sulawesi Jadi Karya Seni Tertua di Dunia

15 Feb. 2025
167
FKIP Untirta Delegasikan Mahasiswa ke Thailand

FKIP Untirta Delegasikan Mahasiswa ke Thailand

20 Mar. 2018
176

Berita Populer

Tragedi Kawin

Tragedi Kawin

20 Mei. 2022
3.3k
Resmi Dilepas! KKM Gelombang I 2026 Tekankan Dampak Nyata Mahasiswa

Resmi Dilepas! KKM Gelombang I 2026 Tekankan Dampak Nyata Mahasiswa

10 Jan. 2026
68
Kisah Hidup Buya Hamka Menurut Cerita Sang Anak Bungsu

Kisah Hidup Buya Hamka Menurut Cerita Sang Anak Bungsu

23 Nov. 2023
2.2k
Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

11 Apr. 2022
291
Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

5 Mei. 2024
4.2k
KPUM FKIK Resmi Tetapkan Pimpinan BEM Periode 2026-2027

KPUM FKIK Resmi Tetapkan Pimpinan BEM Periode 2026-2027

14 Des. 2025
52

Komentar Terkini

  • Informatika pada Tim PVTE FKIP Untirta Raih Top 5 Inovator Nasional
  • - pada Dorong Pertanian Modern, PLPH 6 Untirta Gelar Seminar Hidroponik
  • Wyndjo pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumsar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum

BidikUtama.com

Redaksi Bidik Utama menerima karya berupa cerpen, opini, dan resensi. Karya disertai identitas pengirim berupa nama dan asal instansi/Universitas. Karya yang telah masuk menjadi milik redaksi. Dikirim melalui email ke redaksi@bidikutama.com

Kategori

  • Akademik
  • Berita Mahasiswa
  • bidikutama
  • Cerita Pendek
  • Feature
  • FKIP
  • Hardnews
  • Inspirasi
  • IOC
  • Jalan-Jalan
  • Karya Mahasiswa
  • Opini
  • Portugis
  • Prestasi Mahasiswa
  • Puisi
  • Resensi
  • softnews
  • Sosok
  • Suara Kita
  • Sudah Tahukah?
  • Tentang Bidik Utama
  • Usaha Mahasiswa
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio