• Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Rabu, 18 Februari 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
SUBSCRIBE
BidikUtama.com
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
BidikUtama.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
  • Inspirasi
  • Jalan-Jalan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
Beranda Akademik Opini

Pendidikan Jadi Tema Debat Pilpres Ke-5, Lantas Bagaimana Kondisi Pendidikan Saat Ini?

25 Jan. 2024
pada Opini, Sudah Tahukah?
0
Pendidikan Jadi Tema Debat Pilpres Ke-5, Lantas Bagaimana Kondisi Pendidikan Saat Ini?

Sumber : mediaindonesia.com

133
DILIHAT
Bagikan

Bidikutama.com – Debat Calon Presiden dan Wakil Presiden (Capres-Cawapres) menjadi salah satu momen yang paling dinantikan oleh masyarakat Indonesia dalam pesta demokrasi lima tahunan. Dari serangkaian debat yang diadakan dan topik-topik yang diangkat, masyarakat dapat menilai kinerja dan visi setiap pasangan calon presiden dan wakil presiden. Menjelang Debat Capres ke-5, pendidikan menjadi salah satu tema yang diangkat dalam diskusi tersebut. (25/1)

Pendidikan merupakan salah satu sarana untuk mencapai kemajuan negara. Mewujudkan Indonesia Emas 2045 tentu menjadi cita-cita besar yang diidamkan oleh masyarakat Indonesia. Namun, tidak dapat disangkal bahwa salah satu tolok ukur keberhasilan Indonesia Emas 2045 adalah sektor pendidikan. Terlebih lagi, Konstitusi kita, yaitu Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, pada Pasal 31 Ayat 1, menetapkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Namun, kondisi objektif menunjukkan bahwa pendidikan masih menjadi objek komersialisasi bagi kelompok imperialisme. Praktik ini terlihat dalam kebijakan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH), sistem Uang Pangkal, Student Loan, Uang Kuliah Tunggal (UKT), dan sejenisnya. Tentu saja, hal ini menyebabkan sebagian besar anak di pelosok negeri ini enggan menaruh harapan besar terhadap masa depan mereka.

Setelah 78 tahun Indonesia merdeka, 25 tahun reformasi telah berlalu, dan sudah ada 7 pemimpin yang memimpin arah Indonesia. Namun, masalah pendidikan tetap menjadi isu penting yang belum terselesaikan. Hal ini jelas dipengaruhi oleh ketidakseriusan pemerintah dalam menangani permasalahan pendidikan, yang terbukti dengan pelaksanaan proyek strategi nasional oleh rezim saat ini, seperti pembangunan Ibu Kota Nusantara yang dianggap tidak mendesak dan menggunakan dana APBN. Terlihat juga dari alokasi anggaran APBN menurut Kementerian Keuangan pada tahun 2023, di mana Kementerian Pertahanan mendapatkan alokasi tertinggi sebesar 54,6 triliun, sementara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi berada di urutan ke-7 dengan alokasi sebesar 30,6 triliun.

Hendak berharap pada pemimpin saat ini, namun masih banyak pemimpin kita yang terjerat dalam berbagai masalah seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme. Harapan terletak pada mereka yang diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai yang dipegang teguh oleh Ki Hadjar Dewantara, yakni “Ing Ngarso Sung Tulodo Ing Madya Mangun Karso Tut Wuri Handayani”. Idealnya, pemimpin seharusnya memberikan contoh di depan, membangkitkan semangat di tengah, dan memberikan dorongan di belakang. Namun, kenyataannya, implementasi nilai-nilai tersebut masih menjadi tantangan.

Dalam menyambut Pemilu 2024, tentu penulis berharap agar masyarakat menjadi pemilih yang rasional. Pemilih diharapkan memilih calon presiden yang mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang dipegang oleh Ki Hadjar Dewantara dan memilih berdasarkan rekam jejak, visi, dan misi dari calon presiden dan wakil presiden tersebut. Kehadiran republik ini tidak hanya sebatas deklarasi kemerdekaan semata. Para pejuang telah berjuang keras untuk menciptakan konsepsi negara yang adil, makmur, dan maju, sesuai dengan cita-cita Indonesia Emas 2045.

 

Penulis: Ricci Otto F Sinabutar/Mahasiswa Fakultas Hukum Untirta

Editor: Renal/BU

Tag: Berita Mahasiswaberita untirtaDebat Pilpres ke-5Tema Pendidikan
KirimBagikanTweetBagikan
Pos Sebelumnya

Jadwal Pengisian KRS Diundur, Ini Tanggapan Mahasiswa

Pos Selanjutnya

Mahasiswa Keluhkan Gangguan pada Sistem Pembayaran UKT

BERITA TERKAIT

Implikasi Paradoks Kebijakan Negara Pada Prioritas Sektor Pendidikan

12 Feb. 2026
102
Nyatanya Pendidikan Tak Pernah Gratis, Bukan?

Nyatanya Pendidikan Tak Pernah Gratis, Bukan?

6 Feb. 2026
26
Pos Selanjutnya
Mahasiswa Keluhkan Gangguan pada Sistem Pembayaran UKT

Mahasiswa Keluhkan Gangguan pada Sistem Pembayaran UKT

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Kampus Nusantara Mengaji, Meningkatkan Moralitas Mahasiswa

Kampus Nusantara Mengaji, Meningkatkan Moralitas Mahasiswa

11 Mar. 2017
51
Indonesia “Menang” dalam Kategori Angka Pengangguran tertinggi di ASEAN

Indonesia “Menang” dalam Kategori Angka Pengangguran tertinggi di ASEAN

16 Agu. 2025
258

Berita Populer

Tragedi Kawin

Tragedi Kawin

20 Mei. 2022
4.1k
Seminar HMJ Akuntansi 2026, Dorong Akuntan Adaptif Digital

Seminar HMJ Akuntansi 2026, Dorong Akuntan Adaptif Digital

16 Feb. 2026
114

Implikasi Paradoks Kebijakan Negara Pada Prioritas Sektor Pendidikan

12 Feb. 2026
102
Seleksi Masjid SNAB Dinilai Tidak Jelas, Peserta Soroti Transparansi

Seleksi Masjid SNAB Dinilai Tidak Jelas, Peserta Soroti Transparansi

17 Feb. 2026
89
Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

11 Apr. 2022
437
Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

5 Mei. 2024
4.5k

Komentar Terkini

  • Informatika pada Tim PVTE FKIP Untirta Raih Top 5 Inovator Nasional
  • - pada Dorong Pertanian Modern, PLPH 6 Untirta Gelar Seminar Hidroponik
  • Wyndjo pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumsar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum

BidikUtama.com

Redaksi Bidik Utama menerima karya berupa cerpen, opini, dan resensi. Karya disertai identitas pengirim berupa nama dan asal instansi/Universitas. Karya yang telah masuk menjadi milik redaksi. Dikirim melalui email ke redaksi@bidikutama.com

Kategori

  • Akademik
  • Berita Mahasiswa
  • bidikutama
  • Cerita Pendek
  • Feature
  • FKIP
  • Hardnews
  • Inspirasi
  • IOC
  • Jalan-Jalan
  • Karya Mahasiswa
  • Opini
  • Portugis
  • Prestasi Mahasiswa
  • Puisi
  • Resensi
  • softnews
  • Sosok
  • Suara Kita
  • Sudah Tahukah?
  • Tentang Bidik Utama
  • Usaha Mahasiswa
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio