• Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Rabu, 14 Januari 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
SUBSCRIBE
BidikUtama.com
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
BidikUtama.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
  • Inspirasi
  • Jalan-Jalan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
Beranda Akademik Opini

Timnas Sepak Bola Indonesia Jadi Alat Pemersatu Bangsa Pasca Pemilu 2024

26 Apr. 2024
pada Opini, Sudah Tahukah?
0
Timnas Sepak Bola Indonesia Jadi Alat Pemersatu Bangsa Pasca Pemilu 2024

Sumber : Bola.net

182
DILIHAT
Bagikan

Bidikutama.com – Pemilihan Umum (Pemilu) seringkali meninggalkan perpecahan ditengah masyarakat, terutama ketika perbedaan pandangan politik menghasilkan ketegangan yang mendalam. Namun, di tengah semua perbedaan itu, ada satu hal yang dapat menyatukan masyarakat kembali yaitu rasa cinta pada sepak bola tanah air. (26/4)

Tim Nasional (Timnas) sepak bola Indonesia menjadi panggung dimana kita dapat meninggalkan perbedaan kita dan bersatu sebagai satu bangsa, dengan satu tujuan bersama. Hal tersebut terlihat saat Indonesia membuat sejarah dengan melaju ke semifinal Piala Asia U-23 setelah menumbangkan Korea Selatan melalui babak adu penalti dengan skor 11-10 di Stadion Abdullah bin Khalifa di Doha, Qatar, pada Kamis (24/4). Kemenangan Timnas U-23 tersebut sebagai angin segar dalam ketegangan pasca pemilu 2024, ketika timnas beraksi di lapangan warna warni politik dan perbedaan pandangan seketika menghilang, digantikan oleh semangat nasionalisme yang bangga dan bersatu mendukung timnas Indonesia.

Pasca Pemilu 2024, Ketika masyarakat masih terpecah belah oleh perbedaan politik, sepak bola dapat menjadi jembatan untuk mempersatukan kita semua. Melalui sorotan media, pertandingan sepak bola menjadi ruang dimana kita dapat menyatukan diri dalam semangat persatuan dan memberikan dukungan bersama. Bukan lagi melihat satu sama lain sebagai lawan politik, tetapi kita melihat satu sama lain sebagai sekutu yang berjuang bersama untuk kesuksesan sepak bola Indonesia.

Hal tersebut sesuai dengan kutipan Nelson Mandela, pada acara perdana Laureus World Sports Award tahun 2000. “Olahraga memiliki kekuatan untuk mengubah dunia. Ia memiliki kekuatan untuk menginspirasi. Ia memiliki kekuatan untuk menyatukan orang-orang dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain. Ia berbicara kepada generasi muda dalam bahasa yang mereka pahami. Olahraga dapat menciptakan harapan yang sebelumnya hanya ada keputusasaan. Olahraga lebih kuat dibandingkan pemerintah dalam mendobrak hambatan rasial,”

Akan tetapi, penting untuk diingat bahwa sepak bola bukan solusi akhir untuk mengatasi masalah perpecahan di Indonesia. Sepak bola tidak dapat digunakan sebagai pengalihan Isu atas segala problematika yang terjadi di Indonesia saat ini. Seperti yang terjadi pada Argentina saat Memenangkan Piala Dunia 2022 pada saat itu negara tersebut mengalami krisis ekonomi yang mana Sekitar 40% dari 45 juta jiwa penduduk Argentina tinggal dibawah garis kemiskinan dan devaluasi mata uang yang membuat mereka tambah menderita.

Oleh karenanya dibutuhkan peran pemerintah dan masyarakat umum untuk menyatukan diri dalam semangat persatuan dalam mengatasi perbedaan untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang kokoh terlebih dalam menyambut Indonesia Emas 2045.

 

Penulis : Ricci Otto F Sinabutar/Mahasiswa Fakultas Hukum Untirta

Editor : Adzika/BU

Tag: Berita Mahasiswaberita untirtaPemersatu BangsaPemilu 2024Piala Asia U-23Timnas Sepak Bola Indonesia
KirimBagikanTweetBagikan
Pos Sebelumnya

Djarum Foundation Kembali Buka Beasiswa Untuk Mahasiswa Berprestasi

Pos Selanjutnya

Mahasiswa Nilai Untirta Belum Ramah Disabilitas

BERITA TERKAIT

Kemenkes Deteksi 62 Kasus Influenza A (H3N2) Subclade K di Indonesia

Kemenkes Deteksi 62 Kasus Influenza A (H3N2) Subclade K di Indonesia

10 Jan. 2026
16
Denda Rp109 Triliun Belum Cukup Tanpa Reformasi Hukum Kuat

Denda Rp109 Triliun Belum Cukup Tanpa Reformasi Hukum Kuat

31 Des. 2025
37
Pos Selanjutnya
Mahasiswa Nilai Untirta Belum Ramah Disabilitas

Mahasiswa Nilai Untirta Belum Ramah Disabilitas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Begini Update Pembangunan Masjid Kampus FKIP Untirta

Begini Update Pembangunan Masjid Kampus FKIP Untirta

13 Des. 2022
344
Berkolaborasi dengan Inilah.com, Himakom Gelar Seminar Digital

Berkolaborasi dengan Inilah.com, Himakom Gelar Seminar Digital

21 Sep. 2023
38

Berita Populer

Tragedi Kawin

Tragedi Kawin

20 Mei. 2022
3.3k
Kisah Hidup Buya Hamka Menurut Cerita Sang Anak Bungsu

Kisah Hidup Buya Hamka Menurut Cerita Sang Anak Bungsu

23 Nov. 2023
2.2k
Mulai Tahun 2026 Untirta Resmi Hapus Penangguhan UKT

Mulai Tahun 2026 Untirta Resmi Hapus Penangguhan UKT

27 Agu. 2025
286
Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

11 Apr. 2022
299
Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

5 Mei. 2024
4.2k
KUHP dan KUHAP Resmi Berlaku, Tandai Babak Baru Hukum Pidana

KUHP dan KUHAP Resmi Berlaku, Tandai Babak Baru Hukum Pidana

10 Jan. 2026
22

Komentar Terkini

  • Informatika pada Tim PVTE FKIP Untirta Raih Top 5 Inovator Nasional
  • - pada Dorong Pertanian Modern, PLPH 6 Untirta Gelar Seminar Hidroponik
  • Wyndjo pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumsar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum

BidikUtama.com

Redaksi Bidik Utama menerima karya berupa cerpen, opini, dan resensi. Karya disertai identitas pengirim berupa nama dan asal instansi/Universitas. Karya yang telah masuk menjadi milik redaksi. Dikirim melalui email ke redaksi@bidikutama.com

Kategori

  • Akademik
  • Berita Mahasiswa
  • bidikutama
  • Cerita Pendek
  • Feature
  • FKIP
  • Hardnews
  • Inspirasi
  • IOC
  • Jalan-Jalan
  • Karya Mahasiswa
  • Opini
  • Portugis
  • Prestasi Mahasiswa
  • Puisi
  • Resensi
  • softnews
  • Sosok
  • Suara Kita
  • Sudah Tahukah?
  • Tentang Bidik Utama
  • Usaha Mahasiswa
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio