• Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Selasa, 13 Januari 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
SUBSCRIBE
BidikUtama.com
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
BidikUtama.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
  • Inspirasi
  • Jalan-Jalan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
Beranda Sudah Tahukah?

Tradisi Lebaran Unik di Berbagai Dearah di Indonesia

13 Mei. 2021
pada Sudah Tahukah?
0
Tradisi Lebaran Unik di Berbagai Dearah di Indonesia

Sumber : Kompas.com

45
DILIHAT
Bagikan

Bidikutama.com – Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri yang dirayakan setiap tahunnya, memiliki keidentikan sendiri dengan berbagai tradisi yang sangat melekat dengan masyarakat Indonesia. Simak! Tradisi unik Hari Raya Idul Fitri di Indonesia.

Tradisi yang begitu kental ini, sudah dilakukan secara turun-temurun dan menjadi hal wajib yang sangat dirindukan masyarakat. Namun, tahun ini, banyak masyarakat terpaksa tidak melakukan tradisi hari raya karena situasi pandemi virus corona yang belum usai. Dilansir dari Kompas, berikut tradisi unik Hari Raya Idul Fitri di berbagai daerah di Indonesia:

  1. Grebeg Syawal di Yogyakarta

Grebeg Syawal merupakan tradisi unik yang terkenal di Yogyakarta. Tradisi ini merupakan sebuah ritual keraton Yogyakarta dalam memperingati Idul Fitri yang dilangsungkan tepat pada 1 Syawal.

Upacara grebeg syawal diawali dengan keluarnya gunug lanang (kakung) dan dibawa ke Mesjid Gede Keraton Ngayogyakarta untuk didoakan.

Gunungang lanang sendiri terbuat dari berbagai macam sayur-mayur dan hasil bumi yang dihasilkan masyarakat setempat. Dalam tradisi ini, gunungan lanang dikawal oleh prajurit keraton Yogyakarta. Pengawalan dilakukan karena sayur-mayur dan hasil bumi yang dijadikan gunungan akan diambil secara berebut oleh masyarakat.

  1. Makan Nasi Jaha di Sulawesi Utara

Di Sulawesi Utara, masyarakat Motobol Besar melakukan tradisi Binarundak atau memasak nasi jaha yang dilakukan secara bersama-sama. Tradisi ini berlangsung selama tiga hari setelah hari raya idul fitri.

Nasi Jaha merupakan makanan khas Sulawesi Utara yang terbuat dari beras ketan, santan, dan jahe. Campuran ini kemudian dimasukkan ke dalam batang bambu yang telah dilapisi oleh daun pisang. Kemudian, bambu yang telah diberikan isian tersebut, dibakar dengan serabut kelapa.

Saat matang, nasi jaha dinikmati secara bersama oleh masyarakat setempat ataupun oleh sanak sudara yang sedang pulang ke kampung halaman.

Tradisi ini dilakukan sebagai wadah untuk silaturahmi sekaligus sebagai ucapan syukur kepada Tuhan.

  1. Perang Topat di Lombok, NTB

Di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), ketupat, yang merupakan kudapan khas lebaran, dijadikan sebagai alat kerukunan antara umat Hindu dan Islam di Lombok.

Hal tersebut dikerenakan adanya tradisi Perang Topat atau Perang Ketupat. Tradisi Perang Topat sendiri merupakan tradisi yang dilakukan dengan saling melempar ketupat.

Setelah berdoa dan berziarah kubur, masyarakat biasanya melaksanakan Perang Topat di Makam Loang Baloq di kawasan Pantai Tanjung Karang dan Makam Bintaro di kawasan Pantai Bintaro

  1. Festival Meriam Karbit di Pontianak

Festival Meriam Karbit yang dilakukan masyarakat Pontianak, umum diadakan di tepian Sungai Kapuas. Perayaan festival ini, biasanya digelar selama 3 hari, yakni sebelum, saat dan sesudah lebaran.

Tak hanya itu, festival ini juga menjadi ajang perlombaan, dimana peserta dengan meriam yang berbunyi paling kompak yang akan mendapatkan nilai paling tinggi.

Konon, dengan adanya festival ini, meriam dikenal untuk mengusir kuntilanak karena suaranya yang bising.

Nah Sobat Bidik, setiap daerah pasti memiliki tradisi unik yang biasa dilakukan pada saat mejelang atau sesudah lebaran tiba. Tradisi untuk di setiap daerah itu, harus dilestarikan sampai kapan pun. Nah, bisa banget nih Sobat Bidik melestarikan tradisi lebaran di daerah Sobat Bidik maisng-masing.

Penulis : Nuraeni/BU
Editor : Hafidzha/BU

KirimBagikanTweetBagikan
Pos Sebelumnya

Rekomendasi Outfit Kece, Spesial Hari Raya Idul Fitri

Pos Selanjutnya

Belum Juga Rampung, Begini Kabar Pembangunan Gedung Baru FKIP 

BERITA TERKAIT

Kemenkes Deteksi 62 Kasus Influenza A (H3N2) Subclade K di Indonesia

Kemenkes Deteksi 62 Kasus Influenza A (H3N2) Subclade K di Indonesia

10 Jan. 2026
14
Berburu Takjil, Tradisi Unik pada Bulan Ramadan di Indonesia

Berburu Takjil, Tradisi Unik pada Bulan Ramadan di Indonesia

6 Mar. 2025
201
Pos Selanjutnya
Belum Juga Rampung, Begini Kabar Pembangunan Gedung Baru FKIP 

Belum Juga Rampung, Begini Kabar Pembangunan Gedung Baru FKIP 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

How to Improve Your English Skill in a Fun Way

How to Improve Your English Skill in a Fun Way

6 Jul. 2022
201
Selamat! Ini Dia Wajah Baru Pimpinan BEM FT

Selamat! Ini Dia Wajah Baru Pimpinan BEM FT

14 Agu. 2021
182

Berita Populer

Tragedi Kawin

Tragedi Kawin

20 Mei. 2022
3.3k
Kisah Hidup Buya Hamka Menurut Cerita Sang Anak Bungsu

Kisah Hidup Buya Hamka Menurut Cerita Sang Anak Bungsu

23 Nov. 2023
2.2k
Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

Untirta Adakan Tes GeNose Usai Rektor Terkonfirmasi Covid-19

11 Apr. 2022
297
Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

Rendahnya Tingkat Literasi dan Numerasi Indonesia: Alasan dan Solusinya

5 Mei. 2024
4.2k
Kenali Unsur-Unsur Kebudayaan yang Dimiliki Masyarakat Baduy

Kenali Unsur-Unsur Kebudayaan yang Dimiliki Masyarakat Baduy

4 Mar. 2024
2k
KUHP dan KUHAP Resmi Berlaku, Tandai Babak Baru Hukum Pidana

KUHP dan KUHAP Resmi Berlaku, Tandai Babak Baru Hukum Pidana

10 Jan. 2026
20

Komentar Terkini

  • Informatika pada Tim PVTE FKIP Untirta Raih Top 5 Inovator Nasional
  • - pada Dorong Pertanian Modern, PLPH 6 Untirta Gelar Seminar Hidroponik
  • Wyndjo pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumsar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum
  • Sumar pada Gibran Gandeng Dosen FH Untirta Hadapi Gugatan Hukum

BidikUtama.com

Redaksi Bidik Utama menerima karya berupa cerpen, opini, dan resensi. Karya disertai identitas pengirim berupa nama dan asal instansi/Universitas. Karya yang telah masuk menjadi milik redaksi. Dikirim melalui email ke redaksi@bidikutama.com

Kategori

  • Akademik
  • Berita Mahasiswa
  • bidikutama
  • Cerita Pendek
  • Feature
  • FKIP
  • Hardnews
  • Inspirasi
  • IOC
  • Jalan-Jalan
  • Karya Mahasiswa
  • Opini
  • Portugis
  • Prestasi Mahasiswa
  • Puisi
  • Resensi
  • softnews
  • Sosok
  • Suara Kita
  • Sudah Tahukah?
  • Tentang Bidik Utama
  • Usaha Mahasiswa
  • Kontak
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Beranda
  • Berita Mahasiswa
  • Sudah Tahukah?
  • Akademik
    • Opini
  • Inspirasi
    • Sosok
    • Usaha Mahasiswa
  • Jalan-Jalan

© Bidik Utama. Hak Cipta dilindungi undang-undang. | Awan Studio